<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964</id><updated>2011-07-28T20:23:58.398+07:00</updated><category term='tugas'/><title type='text'>YULITKJ ESEMKANCIL</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-2519362357334775244</id><published>2010-10-17T15:15:00.001+07:00</published><updated>2010-10-17T15:18:05.320+07:00</updated><title type='text'>PENDAFTARAN OLINE SMK NEGERI 1 CILACAP</title><content type='html'>klik &lt;a href="https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dERRclJUOG9Ocl9oVzlFekhnZDlidWc6MQ"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-2519362357334775244?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/2519362357334775244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/10/pendaftaran-oline-smk-negeri-1-cilacap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2519362357334775244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2519362357334775244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/10/pendaftaran-oline-smk-negeri-1-cilacap.html' title='PENDAFTARAN OLINE SMK NEGERI 1 CILACAP'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7421878576874704341</id><published>2010-05-21T10:22:00.003+07:00</published><updated>2010-05-21T10:29:52.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>MEMBUAT HOTSPOT BARU DI RUANG GURU DEKAT PINTU RUANG BP</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; MEMBUAT HOTSPOT BARU DI RUANG GURU DEKAT PINTU RUANG BP &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473559752469843010" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 241px; CURSOR: hand; HEIGHT: 209px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S_X9mD7XDEI/AAAAAAAAACI/3Nr3KlDGlIE/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;A.Latar Belakang&lt;br /&gt;Dengan semakin dekatnya era globalisasi/perdagangan bebas, dimana jarak tidak merupakan hambatan, komunikasi akan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, maka perlu suatu alat yang dapat mendukung kearah itu, salah satunya dengan internet. Internet merupakan sarana bagi sekolah untuk dapat mengembangkan komunikasi dan transaksi dengan dunia luar, baik dengan dunia bisnis maupun mitra kerja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu internet juga merupakan salah satu sarana praktek untuk memperkenalkan siswa dengan dunia teknologi maju dan sebagai media untuk pengajaran. Internet bukan hanya membuka wawasan regional tetapi sudah go international dengan pulsa lokal, biarpun berkomunikasi dengan luar negeri. Disamping sebagai alat media bisa juga memperkenalkan keunggulan sekolah, surat menyurat (email), berbicara dengan orang lain (teleconfrence), saling tukar pikiran (chating) dll, maka sekarang ini disekolah sudah harus ada fasilitas tersebut yang biasa disebut dengan HOTSPOT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Maksud Dan Tujuan&lt;br /&gt;Maksud dari proposal ini adalah dapat memberikan gambaran umum dari usaha yang dilaksanakan di SMKN1 Cilacap khususnya bagi Direktorat/ instansi yang bersedia membantu dana.&lt;br /&gt;Tujuan dari proposal ini adalah :&lt;br /&gt;Memasang area hotspot baru guna menambah titik point agar memudahkan siswa / pihak lain dalam mengakses informasi melalui jaringan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Keunggulan Dan Fungsi Hotspot&lt;br /&gt;Keunggulan membangun HOTSPOT adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Sebagai Jaringan yang mencakup seluruh dunia&lt;br /&gt;b) Dapat memberikan informasi yang dibutuhkan&lt;br /&gt;c) Memberikan pelayanan internet yang baik&lt;br /&gt;d) Memberikan pendidikan Internet kepada Siswa-siswa dan masyarakat Luar&lt;br /&gt;e) Memberikan akses internet yang cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Sasaran&lt;br /&gt;a) Untuk memudahkan guru-guru dan siswa-siswa dalam mencari referensi pelajaran dan atau data lain yang diperlukan.&lt;br /&gt;b) Agar semua murid bisa lebih memperluas IPTEK, dan mudah mengakses internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN&lt;br /&gt;NO NAMA BAHAN SPESIFIKASI JUMLAH HARGA&lt;br /&gt;1 OBENG + 1 Dari Sekolah&lt;br /&gt;2 Kabel UTP +/- 20 meter Rp 60.000,00&lt;br /&gt;3 D-Link DES-1008D 1 Rp 350.000,00&lt;br /&gt;4 Konektor RJ-45 2 buah Rp 3.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SKETSA ATAU GAMBAR KERJA &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473559757551382306" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 239px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S_X9mW25LyI/AAAAAAAAACQ/UzrKSCnlw94/s400/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar. Bentuk jaringan Wifi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah Membuat Hotspot&lt;br /&gt;Pembangunan Hotspot ini dilakukan di SMKN 1 cilacap .AP (Access Point) akan di pasang di satu tempat yang belum terjangkau atau kurang terjangkau sinyal wi-fi yaitu di ruang guru bagian timur agar jangkauannya bisa lebih besar dan penggunanya bisa lebih banyak.&lt;br /&gt;AP yang akan digunakan adalah D-Link DES 1008D karena proses penyetingannya cukup mudah di lakukan, disamping itu harganya lebih terjangkau dibanding dengan AP yang lainnya.&lt;br /&gt;Untuk akses internet akan menggunakan Speedy karena factor kecepatan akses internetnya yang cukup baik.&lt;br /&gt;Berikut adalah langkah-langkah membuat hotspot&lt;br /&gt;1. Siapkan D-LINK dan adaptornya dari kerdusnya&lt;br /&gt;2. Pasang D-LINK, Antena ,adaptor + kabel UTP (RJ45)&lt;br /&gt;Siapkan komputer/Laptop yang ada LanCardnya&lt;br /&gt;3. Colokin kabel UTP dari D-LINK ke Laptop&lt;br /&gt;Sebelum masuk ke D-LINK&lt;br /&gt;4. Isi IP Komputer ,missal: IP Address : 192.168.1.2 dan Subnet Mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;5. OK dan Close&lt;br /&gt;6. Buka Browser Internet, isi Address : 192.168.1.1 (enter)&lt;br /&gt;7. Isi User : admin&lt;br /&gt;8. Password : -&lt;br /&gt;Setelah masuk ke D-LINK, di menu sebelah kiri cari&lt;br /&gt;9. Wireless&lt;br /&gt;10. Basic Settings&lt;br /&gt;11. Ganti SSID misal “TKJ12008”&lt;br /&gt;12. Di Access Point = centang Enable SSID Broadcast&lt;br /&gt;13. Centang Reboot&lt;br /&gt;14. Save&lt;br /&gt;15. Tunggu booting beberapa saat&lt;br /&gt;16. Copot kabel UTP di kompi&lt;br /&gt;17. Colokin ke sumber internet misal Speedy Personal&lt;br /&gt;18. Search dengan Laptop dan siap Browsing&lt;br /&gt;19. The end&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan&lt;br /&gt;Pada dasarnya Internet sangat berguna dalam berbagai hal, baik dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan, mencari berita online, mendisain website dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Internet dapat dimanfaatkan bagi Lembaga-lembaga pemerintahan, Perusahaan-Perusahaan dan Pemerintah yang ingin mengirimkan Informasi melalui jaringan Kompleks yang terhubung satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Saran&lt;br /&gt;Bahwa rencana Pembangunan Hotspot yang di buat para siswa perlu memperhatikan faktor-faktor :&lt;br /&gt;•Siswa itu sendiri bahwa siswa mempunyai kreativitas yang tinggi dan bisa merencanakan, melaksanakan dan mempraktekan apa yang sudah siswa buat.&lt;br /&gt;•Bahan praktek, metode, dan alat praktek yang akan digunakan dalam proses pembangunan seyogianya yang dapat dijangkau dan dapat dilakukan oleh siswa sendiri, sehingga pengalaman belajar siswa akan dimulai dari pemahaman konket kepada pemahaman konsep, deduktif ke induktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Penutup&lt;br /&gt;Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini dapat turut andil dalam mencerdaskan bangsa dan bisa bermanfaat bagi semua orang.&lt;br /&gt;Semoga Allah Swt memberikan berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7421878576874704341?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7421878576874704341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/05/membuat-hotspot-baru-di-ruang-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7421878576874704341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7421878576874704341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/05/membuat-hotspot-baru-di-ruang-guru.html' title='MEMBUAT HOTSPOT BARU DI RUANG GURU DEKAT PINTU RUANG BP'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S_X9mD7XDEI/AAAAAAAAACI/3Nr3KlDGlIE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1945951504788748911</id><published>2010-02-18T19:16:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T19:20:36.894+07:00</updated><title type='text'>Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer</title><content type='html'>Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer, khususnya CPU biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Kayaknya hal ini kurang tepat. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama dilihat dari sudut Hardware :&lt;br /&gt;Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral….&lt;br /&gt;Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang&lt;br /&gt;Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.&lt;br /&gt;Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal&lt;br /&gt;Cara pemasangan soket yang kurang nancap… maksudnya kurang mantap… atau kurang mak sleeppp…. wkwkwkwk…. ini juga bisa berakibat fatal…&lt;br /&gt;Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.&lt;br /&gt;Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai&lt;br /&gt;Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt&lt;br /&gt;Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius&lt;br /&gt;Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown&lt;br /&gt;Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua dilihat dari sudut Software :&lt;br /&gt;Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.&lt;br /&gt;Sering menggunakan komputer untuk game-game kelas berat… wah2… kayak tinju saja….. wkwkwkwkwk……. Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer&lt;br /&gt;Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :&lt;br /&gt;Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang….&lt;br /&gt;Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh… kwkwkwkkwkwk&lt;br /&gt;Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.&lt;br /&gt;Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.&lt;br /&gt;Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut&lt;br /&gt;Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC&lt;br /&gt;Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat….&lt;br /&gt;Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation…. wkwkwkwkwk&lt;br /&gt;Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.&lt;br /&gt;Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang kayaknya sangat sulit diperoleh…&lt;br /&gt;Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC… atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul… wkwkwkwk&lt;br /&gt;Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!&lt;br /&gt;Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang  secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)&lt;br /&gt;Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif  (tidak pernah digunakan)…&lt;br /&gt;Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.&lt;br /&gt;Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk&lt;br /&gt;Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer&lt;br /&gt;Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.&lt;br /&gt;Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk&lt;br /&gt;Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer  atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Langkah-langkah membersihkan File Prefetch :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Prefetch – Select All (Ctrl-A) – Dell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah-langkah membersihkan File Temporary :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Temp – Select All (Ctrl-A) – Dell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kedua langkah di atas jangan lupa bersihkan file2 sampah di Recycle Bin dengan cara Klik kanan Recycle Bin – Klik Empty Recycle Bin – Klik Yes…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sedangkan untuk membersihkan file-file Chokies :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan Software CCleaner. Software CCleaner dapat Anda Download Di Sini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File2 Chokies akan muncul setiap kita koneksi ke internet… Semakin kita sering koneksi ke internet… baik itu browsing, download atau upload maka semakin banyak file2 Chokiesnya… Kalau Anda setiap hari koneksi ke internet, bersihkan file2 Chokies paling tidak sekali atau dua kali seminggu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips perawatan komputer di atas kelihatannya sangat ribet dan merepotkan namun apabila kita kerjakan akan berpengaruh besar pada kinerja dan usia pemakaian komputer Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1945951504788748911?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1945951504788748911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/cara-merawat-komputer-atau-tips.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1945951504788748911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1945951504788748911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/cara-merawat-komputer-atau-tips.html' title='Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-3187448712227036000</id><published>2010-02-12T09:01:00.006+07:00</published><updated>2010-02-12T09:08:19.469+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>CARA MEMBUAT ISP LOCAL / INTERNET</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S3S3n6wFnBI/AAAAAAAAACA/IJF59mLnfEU/s1600-h/topologi-isp.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 206px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S3S3n6wFnBI/AAAAAAAAACA/IJF59mLnfEU/s320/topologi-isp.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437172546556763154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ISP (Internet Service Provider) merupakan suatu perusahaan yang memberikan layanan dalam pelayanan internet.. dengan adanya ISP,, koneksi kita diatur sedemikian rupa agar kita dapat terkoneksi ke Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berkembangnya sarana informasi atau telekomunikasi yang sangat menunjang berbagai aspek di masyarakat serta demi kemajuan bangsa untuk tidak terbelakang dari Negara lain serta untuk memperluas jaringan komunikasi antara daerah maka perlu diberdayakan jaringan INTERNET.Dengan ISP yang menjadi penyedia layanan atau ISP (Internet Service Provider) yang mampu mengembangkan dari segi kualitas dan pelayanan dengan SDM yang professional di bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya INTERNET di masyarakat baik itu secara Personal Internet (Home Internet),Office Internet maupun Warnet maka akan semakin mudahnya masyarakat untuk melakukan komunikasi dan mencari informasi di layanan Internet itu.Maka dari itu,ISP sebagai penyedia layanan Internet siap memberikan layanan dengan maksimal kepada client. Tanpa adanya ISP yang mengatur koneksi ke Internet, maka kita akan kesulitan untuk berkomunikasi di dunia maya.. berikut ini merupakan langkah-langkah pembuatan proposal usaha “Membangun ISP”:&lt;br /&gt;1.Penggunaan Dan Sumber bahan baku&lt;br /&gt;Penggunaan dan sumber bahan baku yang digunakan dalam proses produksi ISP ini antara lain sebagai berikut ini:&lt;br /&gt;~4 Komputer Server Sebagai sebuah server yang menyediakan berbagai layanan yang dapat diakses oleh computer client seperti layanan DHCP,Web Server,Domain Controled dan berbagai layanan lain.&lt;br /&gt;~6 Cisco Router sebagai alat yang dapat menghubungkan 2 segmentasi yang berbeda dalam jaringan computer&lt;br /&gt;~12 Cisco Switch sebagai alat yang mentransmisikan beberapa simpul yang akan memudahkan dalam koneksi jaringan ISP yang akan dibuat&lt;br /&gt;~24 Komputer Operator yang berfungsi sebagai alat yang akan digunakan untuk memonitoring traffic data dan meng-control akses client agar client dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan.&lt;br /&gt;~5 Wireless Smart Bridge yang berfungsi sebagai media transmisi jaringan tanpa kabel antara base station yang akan memudahkan client maupun operator dan memberikan efisiensi tempat karena dengan menggunakan wireless,jarak yang ditempuh dapat lebih jauh jangkauan jaringannya daripada menggunakan kabel UTP biasa .&lt;br /&gt;~4 Tower yang berfungsi sebagai sarana pendukung sinyal&lt;br /&gt;~Kabel Fiber Optic sebagai penghubung media jaringan dengan menggunakan kabel serat optic yang dapat berjarak 75 Km&lt;br /&gt;~Kabel UTP + RJ45 sebagai kabel jaringan yang berjarak pendek&lt;br /&gt;~50 Computer pendukung dengan detail sebagai berikut:&lt;br /&gt;ü P4 Dual Core&lt;br /&gt;ü Memory 1 Gb&lt;br /&gt;ü HD 120 Gb Sata&lt;br /&gt;~Software Client Server sebagai system operasi dan software aplikasi yang berfungsi sebagai fondasi dasar dari jaringan ISP yang kita buat&lt;br /&gt;Pendukung Jaringan(Crimping,Tester dll) yang berfungsi mempermudah pekerjaan teknisi jaringan dalam membangun ISP&lt;br /&gt;2.Proses Produksi dan Peralatan yang digunakan&lt;br /&gt;Tempatkan router,Server dan Wireless &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah Jalur Jaringan dengan menggunakan berbagai media transmisi seperti dengan menggunakan Wireless,Kabel UTP,Serial,dan Fiber Optic&lt;br /&gt;Lakukan Installasi semua peralatan Jaringan,mulai dari Router,Komputer,Server dll sehingga semua peralatan dapat saling berkomunikasi&lt;br /&gt;Koneksikan ISP ke Internet melalui Gateway&lt;br /&gt;Tempatkan beberapa Client yang telah terdaftar untuk dapat menikmati beberapa fasilitas yang diberikan&lt;br /&gt;Buatlah beberapa macam layanan yang disediakan Server seperti layanan Mail,Web,DHCP dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan client.&lt;br /&gt;ISP telah dapat digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-3187448712227036000?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/3187448712227036000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/cara-membuat-isp-local-internet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/3187448712227036000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/3187448712227036000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/cara-membuat-isp-local-internet.html' title='CARA MEMBUAT ISP LOCAL / INTERNET'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S3S3n6wFnBI/AAAAAAAAACA/IJF59mLnfEU/s72-c/topologi-isp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1425172492774039999</id><published>2010-02-05T10:17:00.003+07:00</published><updated>2010-02-05T10:23:54.533+07:00</updated><title type='text'>Konfigurasi Hotspot TP-LINK TL-WA601G</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S2uPJan-baI/AAAAAAAAABg/h3gqXyOorP0/s1600-h/TL-WA601G_0.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434594767281221026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 169px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S2uPJan-baI/AAAAAAAAABg/h3gqXyOorP0/s200/TL-WA601G_0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Langkah-langkah membuat hotspot menggunakan TP-LINK 108M Wireless Access Point TL-WA601G dengan router PC atau Laptop berbasis Windows XP, jaringan internet menggunakan USB modem wireless huawei E169.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Perlu diketahui bahwa produk TP-link tipe ini merupakan akses poin saja, jadi untuk dapat berfungsi sebagai hotspot internet juga dibutuhkan sebuah router supaya wireless client dapat terhubung dengan internet, ok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Default seting untuk TP-link ini IP : 192.168.1.1&lt;br /&gt;Username : admin Pasword : admin. Seandainya anda membeli TP-link ini bekas pakai, anda harus menanyakan IP, username, passwordnya kepada pemilik sebelumnya agar anda bisa seting ulang konfigurasinya. Atau anda mau repot sedikit dengan mereset ke default setingnya. Ternyata tidak segampang yang anda pikirkan.&lt;br /&gt;Caranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;· &lt;!--[endif]--&gt;Langkah 1 Matikan alatnya (tarik kabel power jack dari unit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;· &lt;!--[endif]--&gt;Langkah 2 Tekan tombol reset dengan menggunakan pin atau jarum, tahan dan hidupkan kembali unit dengan mencolokkan lagi kabel power jacknya, ingat tahan tombol resetnya selama 15 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;· &lt;!--[endif]--&gt;Langkah 3 Lepas tombol reset dan biarkan unit reboot sendiri. Pastikan kabel power jangan dilepas lagi selama reboot, ok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;· &lt;!--[endif]--&gt;Setelah reset alamat IP unit harus kembali ke default setingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pastikan IP komputer berada dalam range unit, seperti 192.168.1.X (X antara 2 – 253), subnet mask 255.255.255.0, default gateway 192.168.1.1 (alamat IP unit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hubungkan unit dengan komputer anda menggunakan kabel RJ-45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Buka web browser anda, seperti internet explorer, mozilla firefox,atau opera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Ketik 192.168.1.1 maka akan muncul windows TP-link username dan passwordnya. Isi dengan username: admin password : admin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ubah username dan passwordnya, jangan sampai ada orang lain yang tahu selain anda sebagai adminnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Konfigurasikan alamat IP unit sesuai keinginan anda, misal 192.168.170.2 dan jangan lupa pilih static ip. Default gateway isi dengan alamat IP komputer anda misal 192.168.170.1. Subnet mask 255.255.255.0 dan aktifkan DHCP dengan range IP 192.168.170.X (X antara 3-253). Setelah itu reboot unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sekarang cara mengubah Laptop atau komputer anda menjadi router berbasis windows XP. Klik Start, pilih run, ketik regedit. Klik HKEY_LOCAL_MACHINE lanjut ke SYSTEM lanjut ke CurrentControlSet lanjut ke Services lanjut ke Tcpip lanjut ke Parameters. Ok, di sini anda akan menemukan IPEnableRouter. Ganti valuenya defaultnya 0 dengan 1. Setelah itu restrart komputer anda. Router PC siap digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Komputer anda punya dua fungsi, sebagai router dan server. Cara konfigurasi sebagai server : Klik start pilih Connect To lanjut ke Show all connection. Pojok kiri atas anda ada Network Task, pilih Set up a home or small office network akan muncul menu welcome to the network service wizard lanjut next sampai ke menu the wizard found disconnected network hardware. Centang dan lanjut ke next. Disini muncul menu Select a connection method. Pilih this computer connect directly to the internet. Lanjut pilih next muncul menu Select your internet connection. Pilih profil Huawei mobile connect – 3G modem. Lanjut next muncul menu Select your private connection, pilih Local area connection. Lanjut next muncul menu Computer description : Server and name : Nama anda. Lanjut next Workgroup name : MSHOME. Lanjut next pilih turn on file printer sharing.Lanjut next. Just finish the wizard. OK, selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Seting ulang alamat IP komputer, misal 192.168.170.1, IP unit 192.168.170.2, isi default gateway sama dengan alamat IP Komputer, subnet 255.255.255.0. Restart komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Biasanya wireless internet sering putus sinyalnya. Cara mengatasi biar bisa auto konek sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Klik Start pilih menu show all connection.&lt;br /&gt;b. Pilih misalkan anda menggunakan TelkomselFlash (huawei mobile connect 3G-modem).&lt;br /&gt;c. Selanjutnya pilih properties, pilih option.&lt;br /&gt;d. Pada menu dialing option, hilangkan centang pada menu prompt for phone number.&lt;br /&gt;e. Redial attempt isi 100 dan centang menu redial if line is dropped. Klik OK, Selesai.&lt;br /&gt;f. Sekarang anda punya hotspot sendiri dirumah, klo mau jangkauannya jauh tinggal ganti antenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERHASIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber; &lt;a href="http://yustianatkjsmkn1cilacap.blogspot.com/2010/02/konfigurasi-hotspot-tp-link-tl-wa601g.html"&gt;http://yustianatkjsmkn1cilacap.blogspot.com/2010/02/konfigurasi-hotspot-tp-link-tl-wa601g.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1425172492774039999?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1425172492774039999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/konfigurasi-hotspot-tp-link-tl-wa601g.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1425172492774039999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1425172492774039999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/02/konfigurasi-hotspot-tp-link-tl-wa601g.html' title='Konfigurasi Hotspot TP-LINK TL-WA601G'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/S2uPJan-baI/AAAAAAAAABg/h3gqXyOorP0/s72-c/TL-WA601G_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7493025217614736859</id><published>2010-01-10T00:09:00.003+07:00</published><updated>2010-01-10T00:33:28.041+07:00</updated><title type='text'>PENGERTIAN WAN,MAN,ROUTER,ROUTING TABLE,ROUTING PROTOCOL</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;WAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN.htMAN.http://&lt;br /&gt;prabowo.aforumfree.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN INTERNET Internet (inter-network)dapat diartikan jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia ,dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi Fasilitas layanan internet Browsing atau surfing Yaitu kegiatan “berselancar” di internet&lt;br /&gt;http://id.shvoong.com/books/1901179-pengertian-internet/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Router&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.&lt;br /&gt;Daftar isi :&lt;br /&gt;1 Fungsi&lt;br /&gt;2 Jenis-jenis router&lt;br /&gt;3 Router versus Bridge&lt;br /&gt;Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).&lt;br /&gt;http://juliussteve.wordpress.com&lt;br /&gt;Routing protocol&lt;br /&gt;Routing protocol adalah aturan yang mempertukarkan informasi routing yang nantinya akan membentuk tabel routing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Routing table&lt;br /&gt;Adalah sebuah tabel elektronik (file) atau tipe database objek yang disimpan dalam suatu router atau jaringan komputer. The routing table stores the routes (and in some cases, metrics associated with those routes) to particular network destinations. Tabel routing menyimpan rute (dan dalam beberapa kasus, metrik yang diasosiasikan dengan orang-rute) untuk jaringan tertentu tujuan. This information contains the topology of the network immediately around it. Informasi ini berisi topologi jaringan segera di sekitarnya. The construction of routing tables is the primary goal of routing protocols and static routes . Pembangunan tabel routing adalah tujuan utama dari protokol routing dan rute statis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber; http://&lt;br /&gt;prabowo.aforumfree.com,http://id.shvoong.com/books/1901179-pengertian-internet/,http://juliussteve.wordpress.com,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7493025217614736859?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7493025217614736859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/01/pengertian-wanmanrouterrouting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7493025217614736859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7493025217614736859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2010/01/pengertian-wanmanrouterrouting.html' title='PENGERTIAN WAN,MAN,ROUTER,ROUTING TABLE,ROUTING PROTOCOL'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-2285140277309795711</id><published>2009-11-10T11:37:00.000+07:00</published><updated>2009-11-10T11:39:23.150+07:00</updated><title type='text'>Membuat Server dgn Redhat memakai VMware</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat Jaringan Sendiri dengan satu PC (Personal Computer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan satu PC, Apa bisa?. Membuat jaringan komputer biasanya diperlukan dua atau lebih komputer yang saling terhubung. Tapi dengan menggunakan software Vmware Workstation versi 4.0 dapat dilakukan dengan hanya menggunakan satu PC (Personal Computer) dengan syarat PC tersebut minimal PII, Ram 128MB atau lebih, sudah ada kartu jaringannya (Network Interfaced Card), Konektor RJ45 dan kabel UTP (± 10 cm) untuk ‘virtual Hub’ serta harddisk berkapasitas besar (± 20 GB). Pada tulisan kali ini saya akan membahas cara menggunakan software VMWare Workstation tersebut dan membuat jaringan sederhana (workgroup) antara windows XP dan Redhat Linux versi 7.2 serta cara membuat ‘Virtual Hub’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software VMWareWorkstation&lt;br /&gt;Software VMWare Workstation digunakan untuk membuat sistem operasi virtual dan hanya bisa diinstall pada sistem operasi windows NT, windows XP, windows 2000 family, windows 2003 dan Linux. Dengan menggunakan software VMWare Workstation dapat membuat seolah ada PC lain (Virtual PC) didalam system windows anda. Setiap aksinya seperti komputer standalone yang berjalan di sistem operasinya sendiri. Untuk tulisan ini penulis menggunakan Windows XP Professional yang selanjutnya disebut sebagai komputer Host yang menjalankan software VMWare Workstation sedangkan sebagai system operasi yang berjalan pada software VMWare Workstation digunakan Redhat Linux yang selanjutnya disebut sebagai computer Guest. Untuk menginstall software VMWare Workstation klik dua kali pada file installernya kemudian ikuti langkah-langkah yang ada dilayar monitor. Setelah selesai instalasi software VMWare Workstation, secara otomatis pada network connection terdapat dua icon network baru yang terinstall pada waktu instalasi software VMWare Workstation, yaitu VMWare Network Adapter (Vmnet1) dan VMWare Network Adapter (Vmnet8). Pada VMWare Workstation terdapat tiga koneksi jaringan yang dapat dikonfigurasi sesuai dengan keinginan anda. Ketiga koneksi jaringan itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bridge Networking&lt;br /&gt;Bridge Networking akan menghubungkan virtual machine anda pada jaringan lokal menggunakan komputer host. Bridge Networking menghubungkan kartu jaringan virtual pada virtual machine ke kartu jaringan fisik pada komputer host. Jika anda menggunakan Bridge Networking, virtual machine anda membutuhkan identitas sendiri. Sebagai contoh, pada seting TCP/IP, virtual machine membutuhkan alamat IP sendiri yang berbeda dengan komputer host. &lt;br /&gt;Network Address Translation (NAT)&lt;br /&gt;Network Address Translation (NAT) dapat menghubungkan dengan virtual machine ke jaringan luar dimana anda hanya memiliki satu buah alamat IP pada jaringan fisik, dan alamat tersebut digunakan pada komputer host. Sebagai contoh, gunakan NAT untuk menghubungkan virtual machine kita ke internet melalui koneksi secara dial-up pada computer host atau melalui computer host yang menggunakan kartu jaringan berteknologi wireless. NAT juga dapat digunakan pada saat kita membutuhkan koneksi tanpa kartu jaringan, contohnya token ring atau ATM. &lt;br /&gt;Host-Only Networking&lt;br /&gt;Host-Only Networking menyediakan koneksi jaringan antara virtual machine dengan komputer host, menggunakan kartu Ethernet visual yang ada pada system operasi komputer host. Jika anda menggunakan host-only networking, virtual machine kita dan kartu jaringan komputer host keduanya dihubungkan ke jaringan alamat TCP/IP. Alamat-alamat pada jaringan ini telah disediakan oleh VMware DHCP server. &lt;br /&gt;Installasi sistem operasi guest pada virtual machine hanya berupa satu file saja, sehingga bila ada proses format dan pembuatan partisi, yang diformat dan dipartisi adalah file bukan harddisk pada komputer host.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstall system operasi yang akan kita hubungkan dengan komputer host, yaitu Redhat Linux 7.2 melalui VMWare Workstation.Langkah-langkah instalasi sistem operasi Redhat Linux pada komputer guest.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik pada menu file, New, New virtual machine. &lt;br /&gt;Pada Virtual machine Configuration, pilih Typical, klik next. &lt;br /&gt;Kemudian pilih guest operating system yang ingin kita install dalam hal ini Redhat Linux. &lt;br /&gt;Tentukan letak drive dimana file tersebut akan disimpan, misalnya: c:\virtual machine. &lt;br /&gt;Setelah itu pilih koneksi jaringan yang akan kita gunakan yaitu use bridged networking, setelah selesai klik tombol finish. &lt;br /&gt;Untuk memulai instalasi Redhat Linux, klik menu power, kemudian pilih power on, kemudian VMware akan mengaktifkan jendela instalasi windows. &lt;br /&gt;Tekan tombol F2 untuk merubah setting bios vmware dengan pilihan memboot lewat cdrom, masukkan cd software Redhat Linux. Pada Redhat Linux 7.2 boot prompt, pilih model instalasi yang anda ingin lakukan, dengan Text mode atau Grafik mode. Pilih Text mode dengan mengetikkan Text kemudian tekan tombol enter. &lt;br /&gt;Ikuti langkah-langkah instalasi seperti pada komputer sesungguhnya. Pilih bahasa dan keyboard yang digunakan, kemudian pada layer tipe instalasi , pilih Server atau Workstation tipe instalasinya, pilih workstation.&lt;br /&gt;Akan tampil pesan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bad partition table. The partition table on device sda is corrupted. To create new partitions, it must be initialized, causing the loss of ALL DATA on the drive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bukan berarti bahwa ada yang salah dengan komputer anda. Hal ini berarti bahwa hardisk pada virtual machine perlu dipartisi dan diformat. Klik tombol Initialize dan tekan Enter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih partisi automatis pada harddisk virtual, klik next. &lt;br /&gt;Jika computer anda terhubung pada jaringan yang mensupport DHCP, anda bisa memilih pilihan use boot/dhcp. Karena kita ingin membuat jaringan sendiri kita pilih manual yaitu dengan mengetikkan alamat IPnya : 192.168.0.2 dan subnetnya 255.255.255.0 &lt;br /&gt;Pada Layar pilihan mouse, pilih Generic-3 Button Mouse (PS/2) dan pilihlah Emulate 3 Buttons untuk support tiga tombol mouse pada mesin virtual. &lt;br /&gt;Pada layar pilihan kartu grafik, pilih default. &lt;br /&gt;Lanjutkan pada layar Starting X dan klik tombol skip untuk melewati test konfigurasi setting grafik. &lt;br /&gt;Setelah instalasi Redhat Linux 7.2 selesai, jangan lupa menginstall Vmware tools untuk dapat menggunakan Linux dalam mode grafik. &lt;br /&gt;Untuk menginstal VMWare tools ada beberapa tahap, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifkan mesin virtual Redhat Linux. &lt;br /&gt;Setelah system operasi guest berjalan, persiapkan mesin virtual anda untuk instalasi.Pilih File &gt; Install VMware Tools.Langkah selanjutnya dilakukan didalam mesin virtual. &lt;br /&gt;Pastikan system operasi Guest berjalan pada mode Text. &lt;br /&gt;Login sebagai Root (su-), ketikkan perintah berikut ini.Catatan : Beberapa distribusi linux menggunakan nama yang berbeda atau mengorganisasikan /dev direktori pada drive CD-ROM bukan /dev/cdrom, rubahlah perintah-perintahnya sesuai dengan yang digunakan oleh distribusi linux yang anda pakai.mount /dev/cdrom /mntcd /tmptar zxf /mnt/vmware-linux-tools.tar.gzumount /mnt &lt;br /&gt;Jalankan VMware instalasi VMware tools.cd vmware-tools-distrib./vmware-install.pl &lt;br /&gt;logout dari account Rootexit &lt;br /&gt;Kemudian login kembali sebagai ROOT dan ketikkan startx. &lt;br /&gt;Pada terminal X, jalankan aplikasi background vmware tools.Vmware-toolbox &amp;Catatan: Anda dapat menjalankan VMware tools sebagai root atau user biasa. &lt;br /&gt;Membuat Virtual HUB Yang dimaksud dengan ‘virtual hub’ disini adalah sebuah hub yang tidak benar-benar ada secara fisik, namun hub ini merupakan suatu hub yang terbuat dari sebuah konektor RJ45 dan kabel twisted pair dengan konfigurasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;Konektor RJ-45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putih Orange &lt;br /&gt;Orange &lt;br /&gt;Putih Hijau &lt;br /&gt;Biru &lt;br /&gt;Putih Biru &lt;br /&gt;Hijau &lt;br /&gt;Putih Coklat &lt;br /&gt;Coklat &lt;br /&gt;Pada bagian yang tidak ada RJ45 nya, kabel 1.Putih Orange digabung dengan kabel 3.Putih Hijau, kemudian kabel 2.Orange digabung dengan kabel 6.Hijau sedangkan keempat kabel lainnya yaitu Biru, Putih Biru, Putih Coklat dan Coklat digabungkan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua setting kabel diatas kita lakukan, masukkan virtual hub tersebut kedalam kartu jaringan pada komputer host, secara otomatis pada taskbar akan muncul icon network, yang menandakan komputer host tersebut terhubung dengan jaringan ‘virtual’. Untuk mencoba koneksi jaringan antara komputer host dengan komputer guest terhubung atau tidak dapat kita lakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada komputer host, klik tombol start pada taskbar, kemudian klik Run, ketikkan perintah, PING 192.168.0.2. Bila setelah perintah tersebut ada pesan Reply from 192.168.0.2 maka komputer host tersebut sudah terhubung dengan komputer guest. Anda dapat saling bertukar file atau berbagi printer yang telah disharing dengan virtual machine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Linux, VMWare Workstation dapat juga diinstall system operasi windows for workgroup 3.11, windows NT, windows 98, windows 2000 Family, windows XP, windows 2003, Linux (Redhat, Mandrake, SuSE linux, Turbo linux), Novell Netware dan Free BSD. Software VMWare Workstation dapat didownload pada situs http://www.vmware.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berhasil dan selamat mencoba.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://aldoexpert.8rf.org/website/artikel/AKMembuatJaringanSendiriDenganSatuPC.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-2285140277309795711?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/2285140277309795711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/11/membuat-server-dgn-redhat-memakai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2285140277309795711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2285140277309795711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/11/membuat-server-dgn-redhat-memakai.html' title='Membuat Server dgn Redhat memakai VMware'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-2357593106767795379</id><published>2009-11-10T11:31:00.001+07:00</published><updated>2009-11-10T11:36:53.550+07:00</updated><title type='text'>Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk&lt;br /&gt;mengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapat&lt;br /&gt;dilakukan dengan cara:&lt;br /&gt;1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan&lt;br /&gt;Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan&lt;br /&gt;pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:&lt;br /&gt;a) Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakah&lt;br /&gt;telah terpasang dengan baik atau tidak&lt;br /&gt;b) Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau&lt;br /&gt;konektor lain tidak mengalami short atau open,&lt;br /&gt;c) Pemasangan konektor tidak longgar&lt;br /&gt;d) Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah&lt;br /&gt;benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari&lt;br /&gt;instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet&lt;br /&gt;mask dan Workgroup yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Pengujian konektifitas jaringan&lt;br /&gt;Pengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahui&lt;br /&gt;apakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masuk&lt;br /&gt;dalam sistem jaringan yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat dilakukan dengan&lt;br /&gt;cara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan&lt;br /&gt;daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampai&lt;br /&gt;saat pengaksesan tersebut.&lt;br /&gt;Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah&lt;br /&gt;komputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalah&lt;br /&gt;dengan masuk pada windows explorer disana akan memberikan&lt;br /&gt;informasi secara lengkap.&lt;br /&gt;Pengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dos&lt;br /&gt;untuk melihat konfigurasi pada TCP/IP.&lt;br /&gt;Pada windows Ms Dos ketikkan C:&gt;IPCONFIG/ALL (IP&lt;br /&gt;Configuration)&lt;br /&gt;IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanya&lt;br /&gt;pengalamatan TCP/IP pada komputer tersebut saja. Misalnya&lt;br /&gt;komputer memiliki nomor IP Addres 10.1.1.7 dan &lt;br /&gt;Subnet Masknya adalah 255.255.255.0&lt;br /&gt;Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan dengan&lt;br /&gt;mengetikkan pada Ms Dos adalah C:&gt; IPCONFIG/ALL|MORE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperoleh&lt;br /&gt;informasi bahwa :&lt;br /&gt;a) Host Name (Nama Komputer) &lt;br /&gt;b) Diskripsi Kartu jaringannya &lt;br /&gt;c) Physical Adapter &lt;br /&gt;d) IP Addres &lt;br /&gt;e) Subnet Masknya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan&lt;br /&gt;sudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. Utilitas&lt;br /&gt;Ping digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadi&lt;br /&gt;dengan nomor IP address yang kita hubungi.&lt;br /&gt;Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka&lt;br /&gt;akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidak&lt;br /&gt;dikenal). &lt;br /&gt;Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan,&lt;br /&gt;atau sedang tidak aktif.&lt;br /&gt;Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiap&lt;br /&gt;komputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringan&lt;br /&gt;tersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer,&lt;br /&gt;modem (Internet) dan sebagainya. Sharing dimaksudkan untuk&lt;br /&gt;membuka jalan untuk komputer client lain mengakses atau&lt;br /&gt;menggunakan fasilitas yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER:Modul TKJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-2357593106767795379?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/2357593106767795379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/11/melakukan-perbaikan-dan-atau-setting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2357593106767795379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2357593106767795379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/11/melakukan-perbaikan-dan-atau-setting.html' title='Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-6176990239945428966</id><published>2009-10-27T10:07:00.002+07:00</published><updated>2009-10-27T10:17:01.668+07:00</updated><title type='text'>CARA PEMBUATAN JARINGAN LAN</title><content type='html'>Peralatan yang dibutuhkan:1. Dua atau lebih PC2. Network Card sesuai dg jumlah PC3. Kabel coaxial atau UTP4. Hub bila diperlukan5. Terminator6. T-Connector&lt;br /&gt;Langkah-langkah pembuatan:1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan. Saat ini tipe jaringan yang sering digunakan adalah tipe bus dan tipe star.1.1 Tipe BusJaringan jenis ini menghubungkan secara langsung dari komp1 ke komp2 lalu komp2 ke komp3 dst. Jaringan jenis ini memang paling mudah pemasangannya dan lebih murah sehingga lebih cocok untuk home user sedangkan ia memiliki kelemahan dimana bila ada salah satu komp yang rusak maka akan mempengaruhi komp lainnya. Jaringan jenis ini menggunakan kabel coaxial yang sering kita jumpai pada kabel antena tv.1.2 Tipe StarTiap komputer pada jaringan ini masing masing langsung berhubungan ke HUB dengan menggunakan jenis kabel UTP yang menyerupai kabel telpon. Misalnya komp1 ke HUB dan komp2 ke HUB. Dari HUB kemudian dihubungkan ke sebuah komputer yang bertindak sebagai server. Antara HUB juga dapat dihubungkan misalnya HUB1 yg tdr dr komp1 dan komp2 dihubungkan dengan HUB2 yang tdr dr komp3 dan komp4. Begitupula bila kita ingin memakai beberapa server, misalnya HUB tdr dari server1 dan server2 dihubungkan ke server3 yang bertindak sebagai server primer.&lt;br /&gt;2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data.&lt;br /&gt;3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator.&lt;br /&gt;4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber dari ekoprasetyo09.blogdetik.com&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-6176990239945428966?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/6176990239945428966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/cara-pembuatan-jaringan-lan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6176990239945428966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6176990239945428966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/cara-pembuatan-jaringan-lan.html' title='CARA PEMBUATAN JARINGAN LAN'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1500404097811862692</id><published>2009-10-07T14:32:00.001+07:00</published><updated>2009-10-08T11:32:50.495+07:00</updated><title type='text'>Troubleshooting Pada Koneksi Jaringan Internet Beserta Solusinya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:18;"  lang="IN" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Beberapa macam Utility untuk Troubleshooting koneksi Jaringan TCP/IP pada suatu jaringan koneksi internet atau jaringan koneksi internetwork&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Dalam &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/infrastruktur-jaringan"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;suatu infrastructure jaringan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; yang berskala besar dalam suatu organisasi, kemampuan untuk melakukan suatu &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/troubleshooting-masalah-jaringan"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;troubleshooting masalah jaringan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; dan juga masalah system adalah sangat penting. Masalah dalam suatu jaringan adalah kebanyakan masalah konesi kepada jaringan. Strategy dasar untuk troubleshooting koneksi jaringan adalah berangkat dari sumber masalah / lokasi masalah, dan kita bisa memulai memferifikasi fungsional pada &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/layer-physical-dan-data-link"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;layer-layer jaringan bagian bawah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;. Jika sebuah komputer mengalami masalah koneksi kepada &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/local-area-network"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;jaringan local&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah memeriksa &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/konfigurasi-tcp-ip"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;konfigurasi TCP/IP&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; meliputi IP address, subnet mask, gateway, atau parameter IP lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk troubleshooting      konfigurasi jaringan gunakan tool berikut: ipconfig, network diagnostic,      dan Netdiag&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk troubleshooting masalah      koneksi gunakan tool berikut: ping, pathping, tracert, dan juga arp&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting konfigurasi TCP/IP&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Misalkan konfigurasi sederhana pada diagram jaringan berikut ini adalah diagram umum untuk jaringan internet di rumahan untuk koneksi ke Internet. Jika anda menggunakan layanan Speedy Telkom, maka modem-router yang digunakan biasanya mempunyai konfigurasi default dengan IP address 192.168.1.1 yang mana IP address ini merupakan IP address Gateway bagi komputer yang terhubung dengan jaringan. Modem-router yang dipakai biasanya juga berfungsi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/konfigurasi-dhcp-server"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;sebagai DHCP server&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; yang memberikan konfigurasi IP address kepada komputer dalam jaringan. Misalkan pada komputer A ada masalah tidak bisa koneksi terhadap komputer B atau tidak bisa koneksi ke Internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" spid="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="Troubleshooting Koneksi Internet" style="'width:303pt;height:141.75pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\cE\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.gif" title="Troubleshooting Koneksi Internet"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/cE/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="Troubleshooting Koneksi Internet" shapes="Picture_x0020_1" border="0" height="189" width="404" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting Koneksi Internet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk troubleshooting konfigurasi TCP/IP maka kita bisa memulai dari komputer yang bermasalah. Kita bisa memeriksa konfigurasi TCP/IP dengan menggunakan tool &lt;i&gt;ipconfig &lt;/i&gt;pada command prompt. Bagaimana caranya? Tekan tombol ‘Windows’ dan tombol ‘R’ secara bersamaan untuk memunculkan windows RUN berikut dan ketik “cmd” terus klik “OK”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Setelah itu pada command prompt ketik &lt;i&gt;ipconfig&lt;/i&gt;, dan akan muncul konfigurasi IP address, subnet mask, dan gateway. Atau jika ingin melihat konfigurasi lebih lengkap gunakan parameter /all menjadi &lt;i&gt;ipconfig /all&lt;/i&gt; dan tekan Enter, maka akan muncul konfigurasi lengkap seperti gambar dibawah ini dan kita bisa melihat konfigurasi DNS server yang dipakai (pada contoh terlihat DNS server dari Telkom).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_2" spid="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="Troubleshooting Dg ipconfig /all" style="'width:375pt;height:218.25pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\cE\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.gif" title="all"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/cE/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.gif" alt="Troubleshooting Dg ipconfig /all" shapes="Picture_x0020_2" border="0" height="291" width="500" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting Dg ipconfig /all&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Misalkan terjadi IP address duplikat dengan komputer lain yang ada pada jaringan maka pada subnet mask akan muncul: 0.0.0.0. kemungkinan terjadi IP duplikat jika anda tidak menggunakan DHCP server, dan IP address di setup manual ke komputer-2. Untuk memastikan bahwa konfigurasi TCP/IP pada komputer anda benar, maka gunakan ping loopback dengan mengetikkan di command promp &lt;i&gt;ping 127.0.0.1&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;ping localhost&lt;/i&gt;, dan jika konfigurasi sudah benar maka akan muncul respon dengan “0% lost” seperti pada gambar berikut ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_3" spid="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="Troubleshooting Koneksi - Ping Localhost" style="'width:337.5pt;height:133.5pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\cE\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.gif" title="Troubleshooting Koneksi - Ping Localhost"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/cE/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.gif" alt="Troubleshooting Koneksi - Ping Localhost" shapes="Picture_x0020_3" border="0" height="178" width="450" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting Koneksi - Ping Localhost&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika semua tampak bagus tapi anda masih tidak bisa juga akses ke internet Speedy, cobalah ping ke computer satunya dengan mengetikkan command berikut ke IP address computer B, &lt;i&gt;ping 192.168.1.5&lt;/i&gt;. jika respon nya juga tidak bagus dengan 0% lost, maka perhatikan lampu di modem-router apakah lampu ADSL dan Internet juga nyala normal, bisa jadi lampu Internet mati, berarti ada masalah dengan Speedy. Hal ini bisa saja terjadi jika anda mengubah password account anda di website nya Telkom Speedy dengan password yang anda gampang mengingatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika anda mengubah password account anda di Website Telkom Speedy, maka anda juga harus mengubah password yang ada di modem-router di rumah anda, anda bisa menelpon 147 untuk minta bantuan – setidaknya dipandu untuk mengganti password di modem-router anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Network Diagnostic&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Dalam suatu &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/jaringan-komputer-windows-2003"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;infrastructure jaringan windows server 2003&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;, network diagnostic biasa digunakan untuk untuk troubleshooting jaringan juga. Network Diagnostic dalah interface grafis yang sudah ada dalam Windows server 2003 yang bisa memberikan informasi detail tentang konfigurasi jaringan local. Untuk mengaksesnya, jalankan Help and Support dari Start Menu =&gt; Tools pada Support Task area =&gt; klik Tools =&gt; cari Network Diagnostics dan klik =&gt; akan muncul disisi kanan seperti pada gambar dibawah berikut ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_4" spid="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="Network Diagnostic - Scan" style="'width:375pt;height:224.25pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\cE\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.gif" title="Network Diagnostic - Scan"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/cE/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif" alt="Network Diagnostic - Scan" shapes="Picture_x0020_4" border="0" height="299" width="500" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Network Diagnostic - Scan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Ketika “Scan Your System” di klik, Network Dianostic akan menjalankan serangkaian test yang akan mengumpulkan informasi tentang environment local seperti gambar berikut ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_5" spid="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="Network Diagnostic - Hasil Scan" style="'width:262.5pt;height:233.25pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\cE\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image005.gif" title="Network Diagnostic - Hasil Scan"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/cE/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" alt="Network Diagnostic - Hasil Scan" shapes="Picture_x0020_5" border="0" height="311" width="350" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Network Diagnostic - Hasil Scan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Informasi yang dikumpulkan akan dijabarkan dalam serangkainan category yang secara default ada tiga katagory:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Internet service category,      meliputi informasi tentang Outlook Express Mail, Microsoft Outlook Express      News, dan konfigurasi Internet Explorer Web Proxy&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Category informasi komputer,      meliputi setting parameter Registry, Operating system dan versinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Category Modem and Network      Adapter, meliputi setting parameter registry modem, network adapter dan      network clients.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;NETDIAG Utility&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Netdiag&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; adalah utility command line yang harus dinstall terlebih dahulu dari CD instalasi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/windows-server-2003"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Windows server 2003&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; yang berada pada directory \Support\Tools dan dobel klik file Supports.msi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk melakukan troubleshooting masalah jaringan, anda bisa melakukan scan &lt;i&gt;Netdiag&lt;/i&gt; dan periksa hasilnya atas error message yang mungkin ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting Koneksi menggunakan Ping dan Pathping&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Ping&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; adalah utilitas untuk memeriksa koneksi level IP, sementara &lt;i&gt;Pathping&lt;/i&gt; digunakan untuk mendeteksi kehilangan paket saat paket menjelajah dari hop ke hop (dari router ke router). Command &lt;i&gt;Ping&lt;/i&gt; digunakan untuk mengirim permintaan echo ICMP (Internet Control Message Protocol) kepada host yang di target seperti pada contoh diatas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk verifikasi konfigurasi      TCP/IP gunakan &lt;i&gt;ping 127.0.0.1&lt;/i&gt; pada command prompt. Jika test ping      gagal atau tidak ada response (100% lost) maka bisa jadi driver tidak benar,      network adapternya rusak, atau terjadi interferensi IP dengan service      lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk verifikasi IP address      sudah benar ditambahkan ke komputer lakukan ping ke IP address local host      pada command prompt&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Secara umum gunakan ping dengan      IP address atau host name. jika ping dengan IP address sukses, bisa jadi      ping ke hostname gagal dikarenakan masalah name resolution&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika usaha ping gagal di setiap titik, periksa yang berikut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Pastikan bahwa IP address local      komputer dan juga subnet mask sudah dikonfigure dengan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(84, 141, 212); line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Default gateway juga      dikonfigure dengan benar dan link antara local host dan gateway juga sudah      dikonfigure dengan benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika ping ke remote host pada link yang lambat seperti sambungan link satellite, maka response akan memakan waktu agak lambat untuk merespon. Gunakan parameter –w untuk respon time-out yang agak lama misal 10000 msec gunakan “&lt;i&gt;ping –w 10000 IP_Address&lt;/i&gt;”. Default time-out dari ping adalah 1000 msec (1 detik).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting dengan Tracert&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Tracert&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt; adalah utility untuk tracing route yang bisa anda gunakan untuk tracking path sampai 30 hops router-to-router. &lt;i&gt;tracert&lt;/i&gt; juga menggunakan ICMP echo request kepada suatu IP address, dengan menaikkan TTL (time to live) pada header IP dimulai dari 1, dan menganalisa error ICMP saat respon kembalian. Misal pada contoh berikut dilakukan tracert yahoo.com dari local komputer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika ingin mendapatkan link yang sering tersendat-sendat gunakan &lt;i&gt;pathping&lt;/i&gt; untuk melihat disisi router mana terjadinga delay / kehilangan paket yang sangat besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Troubleshooting menggunakan utility ARP&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Jika anda bisa melakukan ping pada kedua IP address local anda dan juga loopback dengan sukses, akan tetapi anda tidak bisa ping ke suatu host pada subnet local, maka periksalah cache ARP (Address Resolution Protocol) barangkali ada kesalahan / error. Utility ARP ini sangat berguna untuk melihat cache daftar ARP, gunakan &lt;i&gt;arp –a&lt;/i&gt; pada local host. Untuk membersihkan daftar arp, gunakan parameter –d, &lt;i&gt;arp –d IP_address&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Untuk melihat address physical (MAC address) gunakan &lt;i&gt;ipconfig /all&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;getmac&lt;/i&gt;. Jika anda tidak mendapatkan error pada command ARP –a dan anda juga tidak berhasil ping ke host pada subnet yang sama, maka anda bisa memeriksa pada media fisik seperti &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/kartu-jaringan"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;LAN Card&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;, Switch, dan atau &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/kabel-lan"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;cable jaringan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Semoga bermanfa’at, salam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Sumber : http://www.sysneta.com/sitemap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(84, 141, 212);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1500404097811862692?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1500404097811862692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/troubleshooting-pada-koneksi-jaringan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1500404097811862692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1500404097811862692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/troubleshooting-pada-koneksi-jaringan.html' title='Troubleshooting Pada Koneksi Jaringan Internet Beserta Solusinya'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-6727983278414796807</id><published>2009-10-06T10:25:00.003+07:00</published><updated>2009-10-06T10:49:59.898+07:00</updated><title type='text'>Permasalahan Pada Koneksi Jaringan Dan Solusinya</title><content type='html'>Apa Saja Faktor Yang Bisa Memberikan Kontribusi Terhadap Masalah Lambatnya Jaringan Dan Bagaimana Memperbaikinya Performanya?&lt;br /&gt;Dalam &lt;a href="http://www.sysneta.com/infrastruktur-jaringan"&gt;suatu infrastructure jaringan&lt;/a&gt; yang sangat besar, suatu jaringan yang efficient adalah suatu keharusan. Jika &lt;a href="http://www.sysneta.com/design-jaringan"&gt;design infrastructure jaringan&lt;/a&gt; kita tidak efficient, maka applikasi atau akses ke resource jaringanpun menjadi sangat tidak efficient dan terasa sangat lambat. Performa jaringan yang sangat lambat ini biasanya disebabkan oleh congestion jaringan (banjir paket pada jaringan), dimana traffic data melebihi dari kapasitas bandwidth yang ada sekarang. Kalau boleh diibaratkan seperti jalanan ibukota pada jam sibuk, kapasitas jalan tidak mencukupi dengan berjubelnya jumlah kendaraan yang memadati jalanan, akibatnya adalah kemacetan yang luar biasa. Kalau pada hari libur maka jalanan terasa lengang dan anda bisa memacu kendaraan dengan cepat.&lt;br /&gt;Apa saja faktor yang bisa memberikan kontribusi lambatnya jaringan dan bagaimana memperbaikinya?&lt;br /&gt;Collision&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sysneta.com/jaringan-ethernet"&gt;Technology Ethernet&lt;/a&gt; yang sudah using seperti 10 Base2; 10Base5; dan 10Base-T, mereka menggunakan algoritma CSMA/CD yang menjadi sangat tidak efficient pada beban yang lebih tinggi. Performa jaringan ini akan menjadi turun drastis jika prosentase utilisasinya mencapai lebih dari 30% yang membuat jaringan menjadi sangat lambat.&lt;br /&gt;Istilah collision domain mendefinisikan sekumpulan perangkat jaringan dimana data frame mereka bisa saling bertabrakan. Semua piranti yang disebut diatas menggunakan hub yang berresiko collisions antar frame yang dikirim, sehingga semua piranti dari jenis jaringan Ethernet ini berada pada collision domain yang sama.&lt;br /&gt;Bagaimana solusi menghilangkan collision domain dan algoritma CSMA/CD yang bisa membuat jaringan anda lambat, adalah mengganti jaringan HUB anda dengan Switch LAN. Switch tidak menggunakan BUS secara ber-sama2 seperti HUB, akan tetapi memperlakukan setiap port tunggal sebagai sebuah BUS terpisah sehingga tidak mungkin terjadi tabrakan.&lt;br /&gt;Switches menggunakan buffer memori juga untuk menahan frame yang datang, sehingga jika ada dua piranti yang mengirim frame pada saat yang bersamaan, Switch akan melewatkan satu frame sementara frame satunya lagi ditahan didalam memory buffer menunggu giliran frame pertama selesai dilewatkan. Mengganti semua HUB anda dengan Switch akan meningkatkan kinerja dan performa jaringan anda dan kelambatan jaringan akan berkurang secara significant.&lt;br /&gt;Bottlenecks&lt;br /&gt;Beban user yang sangat tinggi untuk mengakses jaringan akan menyebabkan bottleneck jaringan yang mengarah pada kelambatan jaringan. Aplikasi yang memakan bandwidth yang sangat tinggi seperti aplikasi video dapat menyumbangkan suatu kelambatan jaringan yang sangat significant karena seringnya mengakibatkan system jaringan menjadi bottleneck.&lt;br /&gt;Anda perlu mengidentifikasikan aplikasi (khususnya aplikasi yang dengan beban tinggi) yang hanya diakses oleh satu departemen saja, dan letakkan server pada Switch yang sama dengan user yang mengaksesnya. Meletakkan resource jaringan yang sering diakses pada tempat yang dekat dengan pemakainya akan memperbaiki kinerja dan performa jaringan dan juga response time.&lt;br /&gt;Performa LAN juga bisa diperbaiki dengan menggunakan link backbone Gigabit dan juga Switch yang mempunyai performa tinggi. Jika system jaringan menggunakan beberapa segment, maka penggunaan Switch &lt;a href="http://www.sysneta.com/layer-network"&gt;layer 3&lt;/a&gt; akan dapat menghasilkan jaringan yang berfungsi pada mendekati kecepatan kabel dengan latensi minimum dan secara significant mengurangi jaringan yang lambat.&lt;br /&gt;Serangan Trojan Virus&lt;br /&gt;Jika environment jaringan anda terinfeksi dengan &lt;a href="http://www.sysneta.com/mengenal-ancaman-keamanan-internet"&gt;Trojan virus&lt;/a&gt; yang menyebabkan system anda dibanjiri oleh program-2 berbahaya (malicious programs), maka jaringan akan mengalami suatu congestion yang mengarah pada kelambatan system jaringan anda, dan terkadang bisa menghentikan layanan jaringan. &lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Anda memerlukan proteksi jaringan yang sangat kuat untuk melindungi dari serangan Trojan virus dan &lt;a href="http://www.sysneta.com/ancaman-keamanan-jaringan"&gt;berbagai macam serangan jaringan lainnya&lt;/a&gt;. Software antivirus yang di install terpusat pada server anti-virus yang bisa mendistribusikan data signature secara automatis kepada client setidaknya akan memberikan peringatan dini kepada clients. Dan jika ingin mendapatkan perlindungan yang sangat solid dan proaktif maka Software keamanan jaringan corporate BitDefender adalah solusi anda.&lt;br /&gt;BitDefender Corporate Security adalah solusi manajemen dan keamanan bisnis yang sangat tangguh dan mudah digunakan yang bisa memberikan perlindungan secara proaktif terhadap serangan &lt;a href="http://www.sysneta.com/mengenal-ancaman-keamanan-internet"&gt;viruses, spyware, rootkits, spam, phising, dan malware lainnya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;BitDefender Corporate Security menaikkan produktifitas bisnis dan mengurangi biaya akibat malware dan lainnya dengan cara memusatkan administrasi, proteksi, dan kendali workstation, sekaligus juga file-file, email, dan traffic Internet didalam jaringan corporate anda. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kunjungi &lt;a href="https://secure.avangate.com/order/product.php?PRODS=1204282&amp;amp;QTY=1&amp;amp;AFFILIATE=7397"&gt;Bitdefender untuk lebih jelasnya&lt;/a&gt;. &lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 164px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389324846725685906" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/Ssq6ZOxFYpI/AAAAAAAAABI/qGmvJkQk6VY/s320/wsus-diagram.gif" /&gt;&lt;br /&gt;WSUS diagram pada jaringan komputer&lt;br /&gt;Jika corporate anda &lt;a href="http://www.sysneta.com/jaringan-komputer-windows-2003"&gt;menggunakan jaringan Windows&lt;/a&gt;, maka penggunaan WSUS (Windows System Update Services) adalah suatu keharusan. WSUS secara automatis meng-update patches critical Windows anda, security patches, dan Windows critical update kepada clients pada saat dirilis update dari Microsoft. Clients anda tidak perlu update langsung ke internet, cukup koneksi ke server WSUS, sehingga mengurangi beban bandwidth internet anda, karena hanya server WSUS saja &lt;a href="http://www.sysneta.com/solusi-koneksi-internet"&gt;yang terhubung ke internet&lt;/a&gt; untuk download updates.&lt;br /&gt;Virus biasanya menyerang adanya kelemahan system yang sudah diketahui, dan Windows update akan melakukan patch vulnerability (menambal lobang titik lemah) sehingga menjaga kemungkinan serangan terhadap lobang kelemahan system ini.&lt;br /&gt;Berjaga-jaga terhadap serangan virus yang menyebabkan lambatnya jaringan anda adalah jauh lebih baik terhadap organisasi anda. Dan regulasi dan &lt;a href="http://www.sysneta.com/kebijakan-keamanan-email"&gt;kebijakan masalah pemakaian Email&lt;/a&gt; dan juga kebijakan pemakaian Internet sangat mebantu dalam hal ini.&lt;br /&gt;Lambat jaringan waktu proses authentication&lt;br /&gt;Jika dalam corporate anda mempunyai banyak site yang di link bersama dan setiap site / cabang dan kantor pusat di konfigurasikan sebagai active directory site terpisah dan domain controller di integrasikan dengan DNS server, disaat peak hours jam sibuk user pada kantor cabang sering mengalami proses logon yang lambat sekali bahkan time-out. Hal ini akibat dari masalah bottleneck saat komunikasi interlink &lt;a href="http://www.sysneta.com/koneksi-wan"&gt;lewat koneksi WAN link&lt;/a&gt; yang menjurus lambatnya system.&lt;br /&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 194px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389328496200880002" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/Ssq9tqHxj4I/AAAAAAAAABY/C9RF2tZwJzY/s320/global-catalog.gif" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Universal Group Membership Caching pada link lambat&lt;br /&gt;Saat user logon ke jaringan, Global Catalog memberikan informasi Universal Group membership account tersebut kepada domain controller yang sedang memproses informasi logon tersebut. jika Global Catalog tidak tersedia, saat user melakukan inisiasi proses logon, user hanya akan bisa logon kepada local machine saja, terkecuali jika di site tersebut domain controllernya di configure untuk Cache Universal Group membership di setiap kantor cabang. Bisa saja sich domain controller di masing-masing cabang di promote Global Catalog, akan tetapi waspadai juga replikasinya yang bisa menyebabkan link WAN menjadi lambat. Anda bisa mengatur frequensi replikasi menghindari jam sibuk jika memungkinkan.&lt;br /&gt;Dengan meng-enable Universal Group Membership Caching disetiap cabang, akan menyelesaikan masalah kelambatan jaringan jenis ini.&lt;br /&gt;Satu lagi masalah konfigurasi Switch redundance link yang bisa mengakibatkan Broadcast Storm – atau bridging loop, sudah dibahas pada &lt;a href="http://www.sysneta.com/spanning-tree-protocol"&gt;artikel STP&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Semoga berman’faat, Salam&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;sumber : google.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-6727983278414796807?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/6727983278414796807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/permasalahan-pada-koneksi-jaringan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6727983278414796807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6727983278414796807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/10/permasalahan-pada-koneksi-jaringan-dan.html' title='Permasalahan Pada Koneksi Jaringan Dan Solusinya'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r2x-fyPlqCQ/Ssq6ZOxFYpI/AAAAAAAAABI/qGmvJkQk6VY/s72-c/wsus-diagram.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-5281756363093869942</id><published>2009-09-30T20:23:00.002+07:00</published><updated>2009-09-30T20:37:33.185+07:00</updated><title type='text'>MELAKUKAN BERBAIKAN DAN ATAU SETTING ULANG KONEKSI JARINGAN</title><content type='html'>4 Kompetensi Dasar Melakukan Setting Ulang Koneksi Jaringan&lt;br /&gt;1. menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan&lt;br /&gt;2. melakukan perbaikan koneksi jaringan&lt;br /&gt;3. melakukan setting ulang koneksi jaringan&lt;br /&gt;4. memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Koneksi Jaringan&lt;br /&gt;Mempersiapkan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC yang Bermasalah&lt;br /&gt;Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak digunakan.&lt;br /&gt;1. Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan Topologi Bus&lt;br /&gt;Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.&lt;br /&gt;Karakteristik topologi Bus adalah:&lt;br /&gt;• merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.&lt;br /&gt;• Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi&lt;br /&gt;• Signal merewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi&lt;br /&gt;collision (tabrakan data atau tercampurnya data).&lt;br /&gt;• Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah&lt;br /&gt;satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti&lt;br /&gt;• Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan&lt;br /&gt;• dikirim pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.&lt;br /&gt;Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:&lt;br /&gt;a) Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)&lt;br /&gt;Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA.&lt;br /&gt;b) Kabel dan konektor&lt;br /&gt;Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.&lt;br /&gt;Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10 mbps.&lt;br /&gt;Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2 (ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna gelap.&lt;br /&gt;Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:&lt;br /&gt;• Konektor BNC Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial.&lt;br /&gt;• TerminatorBNC Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.&lt;br /&gt;• TBNC Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung jaringan.&lt;br /&gt;2. Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan topologi Star&lt;br /&gt;Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.&lt;br /&gt;Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.&lt;br /&gt;Karateristik topologi Star adalah:&lt;br /&gt;• Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.&lt;br /&gt;• Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.&lt;br /&gt;• Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain&lt;br /&gt;• Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.&lt;br /&gt;Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:&lt;br /&gt;1. Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)&lt;br /&gt;Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.&lt;br /&gt;2. Kabel dan Konektor&lt;br /&gt;Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orangeputih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biruputih biru).&lt;br /&gt;Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ 45 dan untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.&lt;br /&gt;Memperbaiki Konektifitas Jaringan pada PC&lt;br /&gt;Perbaikan konektifitas merupakan tindakan untuk memperbaiki atau menghubungkan komputer client dengan komputer jaringan. Tindakan yang dilakukan adalah termasuk pemasangan dan konfigurasi ulang perangkat yang diganti.&lt;br /&gt;Pada pembahasan berikut akan membahas pada perbaikan konektifitas pada jaringan dengan Topologi Bus dan Topologi Star. Hal ini dilakukan untuk lebih memperdalam bahasan sesuai dengan kegiatan belajar yang pertama.&lt;br /&gt;Tindakan perbaikan konektifitas jaringan melalui beberapa tahap yakni:&lt;br /&gt;1) Pemasangan Kartu Jaringan (LAN Card) pada Motherboard&lt;br /&gt;Pemasangan Kartu jaringan pada motherboar disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki apakah menggunakan model ISA atau PCI. Kartu jaringan model ISA tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan sebaliknya. Jadi pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansinya. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama maka mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong. Karena apabila anda memindah komponen yang sudah ada maka saat menghidupkan komputer windows akan mendeteksi ulang pada seluruh komponen sehingga akan melakukan inisialisasi ulang ini terjadi pada windows 98, Windows 2000 dan windows XP.&lt;br /&gt;2) Pemasangan Kabel pada Konektor&lt;br /&gt;• Pemasangan Kabel Coaxial dan Konektor BNC&lt;br /&gt;Pemasangan Kabel Coaxial dan konektor BNC harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai terjadi short atau hubung singkat karena dapat menyebabkan kabel yang kita buat membuat sistem jaringan menjadi down. Pengecekan apakah kabel tersebut dalam kondisi yang baik atau tidak putus ditengah juga harus dilakukan karena ini juga sebagai antisipasi supaya tidak terjadi kegagalan konektifitas. Pengecekan dapat dilakukan dengan multimeter pada kedua ujung apakah ada short atau putus tidak. Jika tidak ada maka dapat dilakukan penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC. Setelah selesai penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC harus di cek lagi apakah ada short atau putus dalam kabel tersebut dengan menggunkan multimeter.&lt;br /&gt;• Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45&lt;br /&gt;Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45 untuk jaringan susunan kabel harus dilakukan standarisasi dengan tujuan untuk mempermudah dalam penambahan jaringan baru tanpa harus melihat susunan yang dipakai jika telah menggunakan standarisasi pengurutan kabel UTP ke konektor RJ 45.&lt;br /&gt;Pengkabelan menggunakan Kabel UTP terdapat dua metode yaitu:&lt;br /&gt;1. Kabel Lurus (Straight Cable)&lt;br /&gt;Kabel lurus (Straight Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya adalah sama. Kabel lurus (Straight Cable) digunakan untuk menghubungkan antar workstation (Client) dengan Hub/Switch.&lt;br /&gt;2. Kabel Silang (Crossover Cable)&lt;br /&gt;Kabel Silang (Crossover Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya saling disilangkan antar pengiriman (Transmiter) data dan penerima (Resiver) data. Kabel pengiriman data ujung satu akan diterima oleh penerima data pada ujung kedua begitupula sebaliknya penerima data satu merupakan pengirim data ujung kedua. Kabel Silang (Crossover Cable) digunakan untuk menghubungkan Hub/Switch dengan Hub/Switch atau antar dua komputer tanpa menggunakan hub.&lt;br /&gt;3) Pemasangan Konektor pada sistem Jaringan&lt;br /&gt;• Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus&lt;br /&gt;Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus yang menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.&lt;br /&gt;• Pemasangan Kabel UTP dengan Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan Topologi Star&lt;br /&gt;Pemasangan Kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada Topologi Star adalah setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan. Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahankan untuk menambah, megurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.&lt;br /&gt;4) Seting konfigurasi (penginstalan driver kartu jaringan, pemilihan Protocol, Pengisian IP Address, subnet mask dan workgroup.&lt;br /&gt;Apabila secara hardware semua telah terpasang dengan baik maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi secara software yang dapat dilakukan dengan cara:&lt;br /&gt;a) Penginstallan Driver Kartu Jaringan (LAN Card)&lt;br /&gt;Penginstalan driver dilakukan apabila kartu jaringan belum terdeteksi dikarenakan tidak suport Plug and Play (PnP). Hal ini disebabkan karena driver dari sistem operasi (98/Me) yang digunakan tidak ada sehingga memerlukan driver bawaan dari kartu jaringan tersebut. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara:&lt;br /&gt;Klik start pada windows 98/me &gt;&gt; setting &gt;&gt; Control Panel&lt;br /&gt;b) Pemilihan Protocol&lt;br /&gt;Biasanya setelah melakukan instalasi kartu jaringan (LAN Card) dengan baik secara otomatis akan memasukkan protocol TCP/IP dikotak dialog tersebut ( Gambar 21) namun apabila belum maka dapat dilakukan cara-cara berikut:&lt;br /&gt;c) Pengisian IP Address dan Subnetmask&lt;br /&gt;IP Address merupakan alamat komputer yang unik dalam sistem jaringan. Karena dalam sistem jarigan yang dituju adalah IP Address sehingga jika terjadi IP Address yang sama maka kedua komputer cross penggunaan alamat yang sama.&lt;br /&gt;Kelas Alamat IP Address&lt;br /&gt;IP Address dikelompokkan menjadi lima kelas; Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikijaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyKelas C dipakai untuk banyak jaringan, tetapi jumlah host sedikit, Kelas D dan E tidak banyak digunakan. Setiap alamat IP terdiri dari dua field, yaitu:&lt;br /&gt;• Field NetId; alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan&lt;br /&gt;• Field HostId; alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing host pada subnet.&lt;br /&gt;d) Pemilihan Workgroup&lt;br /&gt;Pemilihan workgroup untuk menentukan kelompok mana yang kita hubungai. Workgroup dapat juga disebut nama Jaringan yang ada jadi untuk masuk sistem harus menuju ke nama jaringan yang dituju apabila tidak maka juga tidak masuk dalam sistem jaringan tersebut.&lt;br /&gt;Memeriksa, Menguji &amp;amp; Pembuatan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC&lt;br /&gt;Tindakan yang dilakukan setelah konfigurasi sistem selesai dapat dilakukan tindakan akhir yakni:&lt;br /&gt;1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan&lt;br /&gt;2) Pengujian konektifitas jaringan&lt;br /&gt;3) Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telah&lt;br /&gt;dilakukan&lt;br /&gt;Dengan tindakan-tindakan tersebut diatas diharapkan perbaikan konektifitas dapat teruji dan handal sehingga tidak menggangu jaringan yang telah ada. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk mengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapat dilakukan dengan cara:&lt;br /&gt;A. Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:&lt;br /&gt;a) Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakah telah terpasang dengan baik atau tidak&lt;br /&gt;b) Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau konektor lain tidak mengalami short atau open,&lt;br /&gt;c) Pemasangan konektor tidak longgar&lt;br /&gt;d) Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah&lt;br /&gt;benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan.&lt;br /&gt;Apabila semua telah terpasang dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya adalah pengujian konektifitas jaringan.&lt;br /&gt;B. Pengujian konektifitas jaringan&lt;br /&gt;Pengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahui apakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masuk dalam sistem jaringan yang dituju.&lt;br /&gt;Dalam menu network tersebut kita gunakan Fine Computer dimana kita akan melakukan pencarian berdasarkan nama komputer yang ada dalam jaringan saat penentuan identification pada saat penentuan workgroup.&lt;br /&gt;Pada dialog find computer kita mencari berdasarkan nama komputer yang dicari. Hasil pencarian akan ditampilkan berupa daftar komputer yang telah sesuai dengan nama yang kita masukkan.&lt;br /&gt;Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat pula dilakukan dengan cara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampai saat pengaksesan tersebut.&lt;br /&gt;Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah komputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalah dengan masuk pada windows explorer disana akan memberikan informasi secara lengkap.&lt;br /&gt;Pengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dos untuk melihat konfigurasi pada TCP/IP. Pada windows Ms Dos ketikkan C:&gt;IPCONFIG/ALL (IP Configuration)&lt;br /&gt;IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanya pengalamatan TCP/IP pada konputer tersebut saja. Dari gambar tersebut bahwa komputer tersebut memiliki nomor IP Addres adalah 10.1.1.7 dan Subnet Masknya adalah 255.255.255.0 Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan dengan mengetikkan pada Ms Dos adalah C:&gt; IPCONFIG/ALL|MORE.&lt;br /&gt;Dari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperoleh informasi bahwa :&lt;br /&gt;a) Host Name (Nama Komputer) adalah Komp_7&lt;br /&gt;b) Diskripsi Kartu jaringannya adalah menggunakan Realtek&lt;br /&gt;RTL8029(AS) jenis Eternet Adapter.&lt;br /&gt;c) Physical Adapter adalah 00-02-44-27-25-73&lt;br /&gt;d) IP Addres adalah 10.1.1.7&lt;br /&gt;e) Subnet Masknya adalah 255.255.255.0&lt;br /&gt;Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. Utilitas Ping digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadi dengan nomor IP address yang kita hubungi.&lt;br /&gt;Perintah ping untuk IP Address 10.1.1.1, jika kita lihat ada respon pesan Replay from No IP Address 10.1.1.1 berarti IP tersebut memberikan balasan atas perintah ping yang kita berikan. Diperoleh Informasi berapa kapasitas pengiriman dengan waktu berapa lama memberikan tanda bahwa perintah untuk menghubungkan ke IP Address telah berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidak dikenal).&lt;br /&gt;Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan, atau sedang tidak aktif. Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiap komputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringan tersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer, modem (Internet) dan sebagainya.&lt;br /&gt;Sharing dimaksudkan untuk membuka jalan untuk komputer client lain mengakses atau menggunakan fasilitas yang kita miliki.&lt;br /&gt;Untuk dapat melakukan sharing data dapat dengan cara masuk ke windows explorer pilih data atau directory yang akan disharingkan kemudian klik kanan lalu klik sharing.&lt;br /&gt;Dengan sharing sistem jaringan dapat menggunakan 1 unit printer untuk mencetak data dari setiap komputer client sehingga memotong ongkos biaya untuk pembelian printer yang banyak.&lt;br /&gt;Sebagai contoh sebuah komputer telah mensharing drive A, C, D, E, G dan sebuah printer canon berarti komputer tersebut membuka akses untuk setiap komputer dapat melihat, membuka dan menggunakan fasilitas printer yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERISTILAHAN/GLOSSARY&lt;br /&gt;Topologi : Cara menghubungkan komputer dalam jaringan&lt;br /&gt;LAN Card : Sebuah periperal komputer yang digunakan untuk&lt;br /&gt;menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.&lt;br /&gt;Konektor : Suatu peripheral yang digunakan untuk menghubungkan&lt;br /&gt;satu node ke node lain melalui kabel.&lt;br /&gt;UTP : UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan sepasang&lt;br /&gt;kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan&lt;br /&gt;mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua,&lt;br /&gt;empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai&lt;br /&gt;dalam jaringan adalah 4 pasang/8 kabel) dengan&lt;br /&gt;metode pengawatan&lt;br /&gt;IP Address : Alamat Internet Protocol merupakan nama sebuah&lt;br /&gt;komputer yang terhubung dalam jaringan dalam&lt;br /&gt;bentuk aturan tertentu.&lt;br /&gt;Sharing : penggunaan bersama sumber daya (peripheral dan&lt;br /&gt;data) yang terdapat dalam komputer dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:yustianatkjsmkn1cilacap.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-5281756363093869942?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/5281756363093869942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/09/melakukan-berbaikan-dan-atau-setting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5281756363093869942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5281756363093869942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/09/melakukan-berbaikan-dan-atau-setting.html' title='MELAKUKAN BERBAIKAN DAN ATAU SETTING ULANG KONEKSI JARINGAN'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1009806399110819004</id><published>2009-07-23T15:10:00.002+07:00</published><updated>2009-07-23T15:22:22.629+07:00</updated><title type='text'>CARA INSTALASI ORBIT DOWNLOADER</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;siapkan orbit downloader&lt;/li&gt;&lt;li&gt;doubel klik pada setup orbit downloader&lt;/li&gt;&lt;li&gt;klik next&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pada other browser integrate pilih browser yang akan digunakan untuk mendownload dengan cara memberi tanda check list, setelah itu klik next&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tunggu proses intalasinya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;klik finis&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1009806399110819004?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1009806399110819004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/07/cara-instalasi-orbit-downloader.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1009806399110819004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1009806399110819004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/07/cara-instalasi-orbit-downloader.html' title='CARA INSTALASI ORBIT DOWNLOADER'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-8331263656623130814</id><published>2009-05-22T14:58:00.002+07:00</published><updated>2009-05-22T15:38:44.734+07:00</updated><title type='text'>Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G WRT54G</title><content type='html'>Langkah - langkah Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G Model WRT54G :&lt;br /&gt;1. Klik Start&lt;br /&gt;2. Pilih "connect to" Lalu pilih "Wirelles connection 2"&lt;br /&gt;3. Kemudian "Refresh"&lt;br /&gt;4. Tunggu jaringan wireless yang akan keluar&lt;br /&gt;5. Lalu lihat IP dengan cara : klik Start - Run - cmd - ketik “ipconfig/all” pada kolom cmd&lt;br /&gt;6. Setelah itu browsing lewat internet pada bagian “address” ketikan IPnya, misal:192.168.35.1&lt;br /&gt;7. Kemudian isikan :&lt;br /&gt;8. user name = “admin”&lt;br /&gt;9. password = ”admin”&lt;br /&gt;10. Kemudian browsing dan ketik IP awal yang ada (pada langkah 6) pada address&lt;br /&gt;11. Lalu isikan lagi&lt;br /&gt;12. user name = “admin”&lt;br /&gt;13. password = “admin”&lt;br /&gt;14. Setelah itu masuk ke Setup pilih Basic Setup. Bagian atas dengan Static IP lalu Local IP address diganti , misal=192.168.35.1, Starting IP address diganti, misal=192.168.35.40, DHCP Users = 15 (untuk batas maksimal yang di inginkan), Atur time zonenya sesuai dengan negara masing-masing.misal (GMT+7,Hanoi,Jakarta), Lalu save setting.&lt;br /&gt;15. Lalu kita masuk ke Wireless,setelah itu Wireless Network.Muncul kotakan isi Nama kamu ( misal yulianto) lalu save setting.&lt;br /&gt;16. Lalu cek melalui star-cmd-ipconfig. Lihat apakah IP sudah ganti atau berubah atau belum.Jika sudah,kita masuk ke browsing rnterner dan ketik IP yang sudah di ubah tadi (misal=192.168.35.1).Lalu refresh dan tunggu jaringan keluar.&lt;br /&gt;17. Jika sudah keluar User name dan ip address akan berubah sesuai dengan ip yang kita pakai (yulianto,192.168.35.1)&lt;br /&gt;18. Setelah itu kita koneksikan dengan cara klik connect di bagian tampilan bawah kotakan.&lt;br /&gt;19. Jika sudah,maka semua telah terkoneksikan ke internet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-8331263656623130814?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/8331263656623130814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/setting-hotspot-menggunakan-linksys.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/8331263656623130814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/8331263656623130814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/setting-hotspot-menggunakan-linksys.html' title='Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G WRT54G'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-9104442444573915063</id><published>2009-05-22T14:58:00.000+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.343+07:00</updated><title type='text'>Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G WRT54G</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://nuraquarius.blogspot.com/2009/05/cara-setting-linksys-wrt54g.html"&gt;c&lt;/a&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Langkah - langkah Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G Model WRT54G :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1. Klik Start&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2. Pilih "connect to"2. Lalu pilih "Wirelles connection 2"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3. Kemudian "Refresh"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4. Tunggu jaringan wireless yang akan keluar&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;5. Lalu lihat IP dengan cara : klik Start - Run - cmd - ketik “ipconfig/all” pada kolom cmd&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;6. Setelah itu browsing lewat internet pada bagian “address” ketikan IPnya, misal:192.168.24.1&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;7. Kemudian isikan :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;8. user name = “admin”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;9. password = ”admin”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;10. Kemudian browsing dan ketik IP awal yang ada (pada langkah 6) pada address&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;11. Lalu isikan lagi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;12. user name = “admin”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;13. password = “admin”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;14. Setelah itu masuk ke Setup pilih Basic Setup. Bagian atas dengan Static IP lalu Local IP address diganti , misal=192.168.24.1, Starting IP address diganti, misal=192.168.24.40, DHCP Users = 15 (untuk batas maksimal yang di inginkan), Atur time zonenya sesuai dengan negara masing-masing.misal (GMT+7,Hanoi,Jakarta), Lalu save setting.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;15. Lalu kita masuk ke Wireless,setelah itu Wireless Network.Muncul kotakan isi Nama kamu ( misal Reza) lalu save setting.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;16. Lalu cek melalui star-cmd-ipconfig. Lihat apakah IP sudah ganti atau berubah atau belum.Jika sudah,kita masuk ke browsing rnterner dan ketik IP yang sudah di ubah tadi (misal=192.168.24.1).Lalu refresh dan tunggu jaringan keluar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;17. Jika sudah keluar User name dan ip address akan berubah sesuai dengan ip yang kita pakai (yustiana,192.168.24.1)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;18. Setelah itu kita koneksikan dengan cara klik connect di bagian tampilan bawah kotakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;19. Jika sudah,maka semua telah terkoneksikan ke internet. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-9104442444573915063?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/9104442444573915063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/setting-hotspot-menggunakan-linksys_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/9104442444573915063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/9104442444573915063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/setting-hotspot-menggunakan-linksys_22.html' title='Setting Hotspot menggunakan Linksys Wireless –G WRT54G'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-441947841781176893</id><published>2009-05-22T14:34:00.001+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.351+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-441947841781176893?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/441947841781176893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/441947841781176893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/441947841781176893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/05/blog-post.html' title=''/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-5441898094628847819</id><published>2009-04-25T08:57:00.002+07:00</published><updated>2009-04-25T09:00:42.254+07:00</updated><title type='text'>cara membuat area hotspot</title><content type='html'>&lt;a href="http://bayqunitkj.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-area-hotspot-internet.html"&gt;CARA MEMBUAT AREA HOTSPOT internet&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_K3Ft9zpmqgM/SelnmMVICRI/AAAAAAAAAG4/KgaCw8Rqo5E/s1600-h/if_interface_wireless_xxl1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Peralatan apa saja yg dibutuhkan dalam membangun Rumah Hotspot :1. Koneksi Interenet Unlimited, kalau limited sih bisa, tp kalau pemakaian dibatasi malah bisa2 kita tidak bisa tenang dalam berinternet karena harus memikirkan kuota yg ada ( bisa speedy office unlimited, ISP local menggunakan jaringan wireless, GPRS/3G)2. Akses Point ( bisa menggukan USB wifi adapter, merk TP LINK WN322G adalah paling murah setau saya karena bisa dijadikan usb wifi penerima sinyal dan akses point mode, seharga 250rban…Bisa juga pake Radio Akses Point + router kalau bisa..merknya, mulai edimax, minitar, linksys, dll.tergantung budget anda )3. Komputer Server minim P2 ( khusus untuk koneksi dari ISP local yg bersistem dial vpn karena koneksi harus dipanggil dari computer tidak bisa langsung ke akses point router…jadi kalau koneksi rumah hotpsot 24jam computer juga harus nyala 24jam, beda kalau pake koneksi ADSL karena dari modem adsl bisa langsung ke akses point tanpa ada computer yg menyala..)4. Laptop ( ini wajib hukumnya untuk melihat apakah hotspot yg kita buat berhasil apa tidak )1. Setup Hotspot MikrotikPaling mudah menurut saya bisa menggunakan Mikrotik, ada fasilitas IP –Hotspot. Hotspot disini tidak harus berupa WiFi, tetapi jaringnan kebel-pun bisa anda setup jadi seperti Hotspot. Setiap pengguna yang ingin login harus memasukan user/password ketika pertama kali browsing. Misal seperti tampil digambar berikut, misal pertama kali user yang akan mengakses situs tertentu akan di redirect ke halaman login.Tampilan Login saat BrowsingLangkah mudah setup Hotspot Mikrotik :1. Pertama masuk ek router dengan WINBOXMisal kita mempunyai 2 Interface :Up yang ke InternetLAN yang ke LAN (akan disetup jadi Hotspot)2. Winbox : Pilih Menu IP -&gt; Hotspot3. Hotspot : Pilih tab Server -&gt;Hotspot Setup4. Selanjutnya Ikuti Langkah berikut :Step By Step :*Pilih ethernet*Seting IP*Seting DHCP IP pool (batasan IP untuk DHCP)*Sertifikat (none saja)*SMTP Biarkan 0.0.0.0 saja*DNS sesuaikan dengan DNS anda, atau tanyakan ISP anda*DNS name untuk Hotspot Anda, bisa juga anda Kosongi -&gt; OKUntuk IP, DNS silahkan sesuaikan dengan paramater IP yang ada di tempat anda.2. Menambah User baruMenambah User baru seraca mudah bisa dilakukan dengan caraPilih : IP -&gt; Hospot -&gt; User -&gt; +Tulis Nama User dan Password3. Lebih jauh, Menambah User dengan Profil BerbedaDalam Mikrotik hospot memberikan kemudahan kita untuk men-setup user dengan profil yang berbeda, misalnya ada 2 profil user VIP dan Biasa. Dimana VIP bisa memperoleh kecepatan akses yang lebih dari user bisa, meskipun sama-sama menggunakan fasilitas Hotspot. Dalam captur gambar saya membuat beberapa profil berbeda misalnya : Mahasiswa, Karyawan, Dosen, Pejabat dan Tamu. Nama dan setingan dari profil bisa anda tentukan sendiri. Akan saya coba tunjukan caranya, mensetup salah satu profil.a. Setup profil dilakukan dengan cara :Winbox : IP -&gt; Hotspot -&gt; User Profil -&gt;HotspotUser Profil : General -&gt; Nama Profil (misal : Mahasiswa) -&gt; Rate Limit (tx/rx) -&gt; OKBuat User profil mikrotik hotspotPada “Rate Limit” bisa anda isikan misal dengan beberapa cara (nilai bisa anda sesuaikan sesuai kebijakan IT ditempat anda ), misal :1. 128 k : Upload dan download 128 kbps2. 256k/128k : Uplaod 256kbps dan download 128 kbps3. x1k/y1k x2k/y2k x3k/y3k x5/y5 P x6k/y6k -&gt; Cara yang paling bagus Menurut saya.x1k/y1k : Rate (TX rate/ RX rate misal : 128k/1024k)x2k/y2k : Burst Rate (misal : 256k/2048k)x3k/y3k : Burst Threshold (misal : 160k/1280k)x5/y5 : Burst Time (dalam detik misal : 60/60)P : Prioritas (nilai 1-8), 1 adalah prioritas utamax6k/y6k : Minimum rate: (i.e 32k/256k)Untuk Cara yang ketiga bisa dilihat efeknya akan seperti gambar berikut :Burst time dan Limit di Mikrotikb. Penambahan User baruWINBOX : IP -&gt; User -&gt;Hotspot UserName : Isikan nama userPassword : Password UserProfile : Pilih profile dari user yang akan dibuatOK dan Lihat hasilnya di List user yang ada.4. Modifikasi Halaman LoginYang bisa anda lakukan untuk merubah tampilan Login adalah dengan memodifikasi file. Ambil file menggunakan FTP ke Mikrotik anda. Salah satu file yang bisa dimodifikasi adalah login.html sebelumnya saya sarankan untuk membackup dulu file tersebut sebelum melakukan perubahan. Setelah selesai anda bisa mengupload lagi dan mengecek, apakah sudah bekerja dengan benar atau belum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-5441898094628847819?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/5441898094628847819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-area-hotspot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5441898094628847819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5441898094628847819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-area-hotspot.html' title='cara membuat area hotspot'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-543981116959128610</id><published>2009-03-19T19:55:00.001+07:00</published><updated>2009-03-19T19:56:59.630+07:00</updated><title type='text'>Sistem Komunikasi Serat Optik</title><content type='html'>Pendahuluan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan dan penerapan teknologi telekomunikasi dunia yang berkembang dengan cepat, secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan sistem telekomunikasi Indonesia. Beroperasinya satelit telekomunikasi Palapa dan kemudian pemakaian SKSO (Sistem Komunikasi Serat Optik) di Indonesia merupakan bukti bahwa Indonesia juga mengikuti dan mempergunakan teknologi ini di bidang telekomunikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangkal lagi bahwa serat optik akan memberikan kemungkinan yang lebih baik bagi jaringan telekomunikasi. Serat optik adalah salah satu media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dengan keandalan yang tinggi. Berlainan dengan media transmisi lainnya, maka pada serat optik gelombang pembawanya tidak merupakan gelombang elektromagnet atau listrik, akan tetapi merupakan sinar/cahaya laser. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem telekomunikasi ini sebenarnya sudah diteliti sejak lama, tetapi karena banyaknya kesulitan atau hambatan yang timbul terutama di dalam usaha menghilangkan kotoran dalam pembuatan serat optik. Kotoran di dalam serat optik dapat mengakibatkan rugi-rugi transmisi dan dispersi yang tidak sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana namanya maka serat optik dibuat dari gelas silika dengan penampang berbentuk lingkaran atau bentuk-bentuk lainnya. Pembuatan serat optik dilakukan dengan cara menarik bahan gelas kental-cair sehingga dapat diperoleh serabut/serat gelas dengan penampang tertentu. Proses ini dikerjakan dalam keadaan bahan gelas yang panas. Yang terpenting dalam pembuatan serat optik adalah menjaga agar perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah sebagai akibat tarikan. Proses pembungkusan seperti pemberian bahan pelindung atau proses pembuatan satu ikat kabel yang terdiri atas beberapa buah hingga ratusan kabel pengerjaannya tidak berbeda dengan pembuatan kabel biasa. &lt;br /&gt;Keunggulan Transmisi Serat Optik&lt;br /&gt;Sistem transmisi serat optik ini dibandingkan dengan teknologi transmisi yang lain mempunyai beberapa kelebihan, antara lain : &lt;br /&gt;Redaman transmisi yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem telekomunikasi serat optik mempunyai redaman transmisi per km relatif kecil dibandingkan dengan transmisi lainnya, seperti kabel coaxial ataupun kabel PCM. Ini berarti serat optik sangat sesuai untuk dipergunakan pada telekomunikasi jarak jauh, sebab hanya membutuhkan repeater yang jumlahnya lebih sedikit. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Bidang frekuensi yang lebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis serat optik dapat dipergunakan dengan kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa Gigabit/detik. Dengan demikian sistem ini dapat dipergunakan untuk membawa sinyal informasi dalam jumlah yang besar hanya dalam satu buah serat optik yang halus. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ukurannya kecil dan ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian sangat memudahkan pengangkutan pemasangan di lokasi. Misalnya dapat dipasang dengan kabel lama, tanpa harus membuat lubang polongan yang baru. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Tidak ada interferensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan sistem transmisi serat optik mempergunakan sinar/cahaya laser sebagai gelombang pembawanya. Sebagai akibatnya akan bebas dari cakap silang (cross talk) yang sering terjadi pada kabel biasa. Atau dengan perkataan lain kualitas transmisi atau telekomunikasi yang dihasilkan lebih baik dibandingkan transmisi dengan kabel. Dengan tidak terjadinya interferensi akan memungkinkan kabel serat optik dipasang pada jaringan tenaga listrik tegangan tinggi (high voltage) tanpa khawatir adanya gangguan yang disebabkan oleh tegangan tinggi. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kelebihan lain, antara lain&lt;br /&gt;Adanya isolasi antara pengirim (transmitter) dan penerimanya (receiver), tidak ada ground loop serta tidak akan terjadi hubungan api pada saat kontak atau terputusnya serat optik. Dengan demikian sangat aman dipasang di tempat-tempat yang mudah terbakar. Seperti pada industri minyak, kimia, dan sebagainya. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;   Kabel Coaxial Kabel Serat Optik&lt;br /&gt;Delay 0.005 ms/km 0.048 ms/km&lt;br /&gt;Keamanan - aman dari penyadapan &lt;br /&gt;- tidak dapat di jamming - aman dari penyadapan &lt;br /&gt;- tidak dapat di jamming&lt;br /&gt;Penambahan kanal &lt;br /&gt;Kapasitas kanal &lt;br /&gt;Transmisi TV &lt;br /&gt;Broadcast &lt;br /&gt;Transmisi data &lt;br /&gt;Umur sistem &lt;br /&gt;MTBF memasang kabel baru &lt;br /&gt;sedang-besar &lt;br /&gt;baik, tidak ekonomis &lt;br /&gt;tidak dapat &lt;br /&gt;baik, tidak praktis &lt;br /&gt;lebih dari 25 tahun &lt;br /&gt;± 10 tahun memasang kabel baru &lt;br /&gt;sedang-besar sekali &lt;br /&gt;baik dan ekonomis &lt;br /&gt;tidak dapat &lt;br /&gt;baiksekali &lt;br /&gt;lebih dari 25 tahun &lt;br /&gt;± 10 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Kerja Transmisi pada Serat Optik&lt;br /&gt;Berlainan dengan telekomunikasi yang mempergunakan gelombang elektromagnet maka pada serat optik gelombang cahayalah yang bertugas membawa sinyal informasi. Pertama-tama microphone merubah sinyal suara menjadi sinyal listrik. Kemudian sinyal listrik ini dibawa oleh gelombang pembawa cahaya melalui serat optik dari pengirim (transmitter) menuju alat penerima (receiver) yang terletak pada ujung lainnya dari serat. Modulasi gelombang cahaya ini dapat dilakukan dengan merubah sinyal listrik termodulasi menjadi gelombang cahaya pada transmitter dan kemudian merubahnya kembali menjadi sinyal listrik pada receiver. Pada receiver sinyal listrik dapat dirubah kembali menjadi gelombang suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas untuk merubah sinyal listrik ke gelombang cahaya atau kebalikannya dapat dilakukan oleh komponen elektronik yang dikenal dengan nama komponen optoelectronic pada setiap ujung serat optik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya dari transmitter menuju ke receiver akan terjadi redaman cahaya di sepanjang kabel serat optik dan konektor-konektornya (sambungan). Karena itu bila jarak ini terlalu jauh akan diperlukan sebuah atau beberapa repeater yang bertugas untuk memperkuat gelombang cahaya yang telah mengalami redaman. &lt;br /&gt;Jenis Serat Optik&lt;br /&gt;Berdasarkan sifat karakteristiknya maka jenis serat optik secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu : &lt;br /&gt;Multimode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jenis serat optik ini penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya terjadi dengan melalui beberapa lintasan cahaya, karena itu disebut multimode. Diameter inti (core) sesuai dengan rekomendasi dari CCITT G.651 sebesar 50 m m dan dilapisi oleh jaket selubung (cladding) dengan diameter 125 m m. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan berdasarkan susunan index biasnya serat optik multimode memiliki dua profil yaitu graded index dan step index. Pada serat graded index, serat optik mempunyai index bias cahaya yang merupakan fungsi dari jarak terhadap sumbu/poros serat optik. Dengan demikian cahaya yang menjalar melalui beberapa lintasan pada akhirnya akan sampai pada ujung lainnya pada waktu yang bersamaan. Berlainan dengan graded index, maka pada serat optik step index (mempunyai index bias cahaya sama) sinar yang menjalar pada sumbu akan sampai pada ujung lainnya dahulu (dispersi) Hal ini dapat terjadi karena lintasan yang melalui poros lebih pendek dibandingkan sinar yang mengalami pemantulan pada dinding serat optik. Sebagai hasilnya terjadi pelebaran pulsa atau dengan kata lain mengurangi lebar bidang frekuensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu secara praktis hanya serat optik graded index sajalah yang dipergunakan sebagai saluran transmisi serat optik multimode. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Single Mode&lt;br /&gt;Serat optik single mode/monomode mempunyai diameter inti (core) yang sangat kecil 3 – 10 m m, sehingga hanya satu berkas cahaya saja yang dapat melaluinya. Oleh karena hanya satu berkas cahaya maka tidak ada pengaruh index bias terhadap perjalanan cahaya atau pengaruh perbedaan waktu sampainya cahaya dari ujung satu sampai ke ujung yang lainnya (tidak terjadi dispersi). Dengan demikian serat optik singlemode sering dipergunakan pada sistem transmisi serat optik jarak jauh atau luar kota (long haul transmission system). Sedangkan graded index dipergunakan untuk jaringan telekomunikasi lokal (local network). &lt;br /&gt;  Bit rate &lt;br /&gt;( Mbit/dt ) Jarak repeater &lt;br /&gt;multimode Jarak repeater &lt;br /&gt;singlemode&lt;br /&gt;140 &lt;br /&gt;280 &lt;br /&gt;420 &lt;br /&gt;565 30 &lt;br /&gt;20 &lt;br /&gt;15 &lt;br /&gt;10 50 &lt;br /&gt;35 &lt;br /&gt;33 &lt;br /&gt;31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Elektron HME-ITB &lt;br /&gt;elektron@hme.ee.itb.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-543981116959128610?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/543981116959128610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/03/sistem-komunikasi-serat-optik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/543981116959128610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/543981116959128610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/03/sistem-komunikasi-serat-optik.html' title='Sistem Komunikasi Serat Optik'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7025394103089995213</id><published>2009-03-19T19:39:00.001+07:00</published><updated>2009-03-19T19:41:41.569+07:00</updated><title type='text'>serat optik</title><content type='html'>Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas  Artikel bertopik teknologi informasi ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia&lt;br /&gt;Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;br /&gt;Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.&lt;br /&gt;Multi mode  : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berdasarkan indeks bias core :&lt;br /&gt;Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;br /&gt;Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagian-bagian serat optik jenis single mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting]&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Generasi Perkembangan Serat Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Generasi kedua (mulai 1981)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (mulai 1982)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Generasi keempat (mulai 1984)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Generasi kelima (mulai 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Generasi keenam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7025394103089995213?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7025394103089995213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/03/serat-optik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7025394103089995213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7025394103089995213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/03/serat-optik.html' title='serat optik'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1709882420929628042</id><published>2009-02-22T15:26:00.000+07:00</published><updated>2009-02-22T15:27:50.681+07:00</updated><title type='text'>jenis-jenis distro linux</title><content type='html'>UBUNTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta berpartisipasi mengembangkan Ubuntu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam [filosofi] Ubuntu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk “edisi enterprise”, kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source, lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu cocok digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KULIAX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FEDORA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUSE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (”Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEBIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU. Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1709882420929628042?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1709882420929628042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-distro-linux.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1709882420929628042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1709882420929628042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-distro-linux.html' title='jenis-jenis distro linux'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-5088861703079186095</id><published>2009-02-22T15:24:00.000+07:00</published><updated>2009-02-22T15:26:16.506+07:00</updated><title type='text'>jenis-jenis linux dan keunggulan</title><content type='html'>MaCam-mAcaM LinUx &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack) &lt;br /&gt;Diposkan oleh LiEsa_kEro-kEro di 20:41 0 komentar &lt;br /&gt;MaCam2 LiNux &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-5088861703079186095?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/5088861703079186095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-linux-dan-keunggulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5088861703079186095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/5088861703079186095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-linux-dan-keunggulan.html' title='jenis-jenis linux dan keunggulan'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-4668368174646127096</id><published>2009-02-22T14:58:00.002+07:00</published><updated>2009-02-22T15:24:29.548+07:00</updated><title type='text'>macam-macam linux</title><content type='html'>MaCam-mAcaM LinUx &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack) &lt;br /&gt;Diposkan oleh LiEsa_kEro-kEro di 20:41 0 komentar &lt;br /&gt;MaCam2 LiNux &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-4668368174646127096?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/4668368174646127096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/macam-macam-linux.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/4668368174646127096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/4668368174646127096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/macam-macam-linux.html' title='macam-macam linux'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7076797919860916321</id><published>2009-02-22T14:58:00.001+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.364+07:00</updated><title type='text'>macam-macam linux</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MaCam-mAcaM LinUx &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack) &lt;br /&gt;Diposkan oleh LiEsa_kEro-kEro di 20:41 0 komentar &lt;br /&gt;MaCam2 LiNux &lt;br /&gt;* 64Studio&lt;br /&gt;* Adamantix&lt;br /&gt;* Amber Linux&lt;br /&gt;* BeatrIX&lt;br /&gt;* Bonzai Linux&lt;br /&gt;* Debian&lt;br /&gt;* Debian-BR-CDD&lt;br /&gt;* DeveLinux&lt;br /&gt;* Elive&lt;br /&gt;* Finnix&lt;br /&gt;* GenieOS&lt;br /&gt;* Gnoppix&lt;br /&gt;* Guadalinex&lt;br /&gt;* Hiweed&lt;br /&gt;* Kalango&lt;br /&gt;* Kanotix&lt;br /&gt;* Knoppix&lt;br /&gt;* Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Kurumin&lt;br /&gt;* LinEx&lt;br /&gt;* Loco Linux&lt;br /&gt;* MeNTOPPIX&lt;br /&gt;* Morphix&lt;br /&gt;* NepaLinux&lt;br /&gt;* PingOO&lt;br /&gt;* Skolelinux&lt;br /&gt;* Sun Wah RAYS LX&lt;br /&gt;* Symphony OS&lt;br /&gt;* Ubuntu&lt;br /&gt;o BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;o Edubuntu&lt;br /&gt;o Kubuntu&lt;br /&gt;o Xubuntu&lt;br /&gt;o De2&lt;br /&gt;* Xandros&lt;br /&gt;* Zen Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi berbasiskan RPM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aLinux&lt;br /&gt;* ALT Linux&lt;br /&gt;* Annvix&lt;br /&gt;* Ark Linux&lt;br /&gt;* ASPLinux&lt;br /&gt;* Aurox&lt;br /&gt;* Berry Linux&lt;br /&gt;* BLAG Linux and GNU&lt;br /&gt;* BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Caixa Mágica&lt;br /&gt;* cAos Linux&lt;br /&gt;* CentOS&lt;br /&gt;* Cobind&lt;br /&gt;* Conectiva&lt;br /&gt;* EduLinux&lt;br /&gt;* Engarde Secure Linux&lt;br /&gt;* Fox Linux&lt;br /&gt;* IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Linux Mobile System&lt;br /&gt;* Magic Linux&lt;br /&gt;* Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)&lt;br /&gt;* NOPPENLINUX&lt;br /&gt;* PCLinuxOS&lt;br /&gt;* PCQLinux2005&lt;br /&gt;* PLD Linux Distribution&lt;br /&gt;* QiLinux&lt;br /&gt;* Red Hat Linux:&lt;br /&gt;o Fedora Core&lt;br /&gt;o Red Flag Linux&lt;br /&gt;o Scientific Linux&lt;br /&gt;o Vine Linux&lt;br /&gt;o White Box Enterprise Linux&lt;br /&gt;o Yellow Dog Linux&lt;br /&gt;* Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).&lt;br /&gt;* SUSE Linux&lt;br /&gt;* Tinfoil Hat Linux&lt;br /&gt;* Trustix&lt;br /&gt;* Ulteo&lt;br /&gt;* YOPER ("Your Operating System")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Distribusi bebas berbasis Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AliXe&lt;br /&gt;* Austrumi&lt;br /&gt;* BackTrack&lt;br /&gt;* Bluewhite64 Linux&lt;br /&gt;* CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* College Linux&lt;br /&gt;* Cytrun Linux&lt;br /&gt;* DARKSTAR&lt;br /&gt;* DeepStyle&lt;br /&gt;* easys GNU/Linux&lt;br /&gt;* Frugalware&lt;br /&gt;* Hardened Linux&lt;br /&gt;* Kate OS&lt;br /&gt;* MooLux&lt;br /&gt;* Plamo Linux&lt;br /&gt;* SLAX&lt;br /&gt;* Sauver&lt;br /&gt;* Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Slackintosh&lt;br /&gt;* Slackware&lt;br /&gt;* Slamd64&lt;br /&gt;* Splack Linux&lt;br /&gt;* targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* TopologiLinux&lt;br /&gt;* Truva Linux&lt;br /&gt;* Ultima Linux&lt;br /&gt;* Vector Linux&lt;br /&gt;* Wolvix&lt;br /&gt;* 0x7F GNU/Linux&lt;br /&gt;* ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)&lt;br /&gt;* Zenwalk Linux (dulu MiniSlack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7076797919860916321?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7076797919860916321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/macam-macam-linux_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7076797919860916321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7076797919860916321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/macam-macam-linux_22.html' title='macam-macam linux'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-242235313771398103</id><published>2009-02-22T14:58:00.000+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.368+07:00</updated><title type='text'>jenis-jenis linux   Jenis-jenis Distro Linux</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBUNTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta berpartisipasi mengembangkan Ubuntu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam [filosofi] Ubuntu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk “edisi enterprise”, kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source, lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu cocok digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KULIAX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FEDORA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUSE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (”Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEBIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU. Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-242235313771398103?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/242235313771398103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-linux-jenis-jenis-distro.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/242235313771398103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/242235313771398103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-linux-jenis-jenis-distro.html' title='jenis-jenis linux   Jenis-jenis Distro Linux'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7788982265394235319</id><published>2009-02-17T16:37:00.000+07:00</published><updated>2009-02-17T16:38:50.818+07:00</updated><title type='text'>cara sharing file antar komputer</title><content type='html'>1.klik kanan mouse pada start&lt;br /&gt;2.klik explore&lt;br /&gt;3.cari flder yang ingin di share&lt;br /&gt;4.klik kanan pada folder&lt;br /&gt;5.klik sharing and securiti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7788982265394235319?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7788982265394235319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7788982265394235319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7788982265394235319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer.html' title='cara sharing file antar komputer'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-6104775982173519058</id><published>2009-02-17T16:26:00.001+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.375+07:00</updated><title type='text'>Cara Sharing File Antar Komputer</title><content type='html'>&lt;FONT color="#ff0000"&gt;1.klik kanan mouse pada start&lt;br /&gt;2.klik explore&lt;br /&gt;3.cari flder yang ingin di share&lt;br /&gt;4.klik kanan pada folder&lt;br /&gt;5.klik sharing and securiti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-6104775982173519058?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/6104775982173519058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6104775982173519058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/6104775982173519058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer_17.html' title='Cara Sharing File Antar Komputer'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-168019620325662836</id><published>2009-02-17T16:26:00.000+07:00</published><updated>2009-07-23T15:25:49.383+07:00</updated><title type='text'>Cara Sharing File Antar Komputer</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;FONT color="#ff0000"&gt;1.klik kanan mouse pada start&lt;br /&gt;2.klik explore&lt;br /&gt;3.cari flder yang ingin di share&lt;br /&gt;4.klik kanan pada folder&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color="#ff0000"&gt;&lt;br /&gt;5.klik sharing and securiti&lt;/FONT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-168019620325662836?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/168019620325662836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer_7173.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/168019620325662836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/168019620325662836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/cara-sharing-file-antar-komputer_7173.html' title='Cara Sharing File Antar Komputer'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-2169334991727464321</id><published>2009-02-02T19:01:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T19:04:33.156+07:00</updated><title type='text'>Membuat Router dengan Mikrotik</title><content type='html'>1. Install mikrotik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console&lt;br /&gt;Login: admin&lt;br /&gt;Password:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melihat Interface yang terpasang pada router mikrotik, hal ini dilakukan untuk&lt;br /&gt;mengetahui apakah Interface yang terpasang bisa digunakan atau tidak.&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; interface print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running&lt;br /&gt;# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU&lt;br /&gt;0 R ether1 ether 0 0 1500&lt;br /&gt;1 R ether2 ether 0 0 1500&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan&lt;br /&gt;untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.50.6 dan ether2 akan kita gunakan&lt;br /&gt;untuk network local kita dengan IP 192.168.60.1&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ip address add address=192.168.50.6 netmask=255.255.255.0&lt;br /&gt;interface=ether1&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ip address add address=192.168.60.1 netmask=255.255.255.0&lt;br /&gt;interface=ether2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt;ip address print&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah&lt;br /&gt;192.168.50.1&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; /ip route add gateway=192.168.50.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar......&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ping 192.168.50.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Setup DNS pada Mikrotik Routers&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ping yahoo.com....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Setup Masquerading, Hal ini dilakukan agar client computer pada network dapat&lt;br /&gt;terkoneksi ke internet.&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt; ip firewall nat add action=masquerade out-interface=ether1&lt;br /&gt;chain: srcnat&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Melihat konfigurasi Masquerading&lt;br /&gt;[admin@Mikrotik] ip firewall nat print&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-2169334991727464321?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/2169334991727464321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/membuat-router-dengan-mikrotik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2169334991727464321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2169334991727464321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/02/membuat-router-dengan-mikrotik.html' title='Membuat Router dengan Mikrotik'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-2464509095453119496</id><published>2009-01-23T20:38:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T20:41:55.577+07:00</updated><title type='text'>WIRELESS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;WIRELESS LAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;MENYEDIAKAN INFORMASI TANPA BATAS TEMPAT DAN WAKTU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless local area network (LAN) adalah sistem komunikasi data yang flexibel yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;diimplementasikan seperti ekstention pada / sebagai alternatif untuk wired LAN. Dengan menggunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;teknologi radio frequency, wireless LAN mengirim dan menerima data lewat udara, meminimisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;penggunaan koneksi kabel. Serta, wireless LAN mengkombinasikan konektivitas data dengan user&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;mobility.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless LAN populer di sejumlah industri seperti health-care, retail, manufacturing, warehousing dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;academic. Industri ini memperoleh keuntungan dari peningkatan produktivitas dengan menggunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;hand-held terminal dan notebook computer untuk mengirim informasi yang real time ke centralized&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;host untuk diproses. Saat ini wireless LAN banyak dikenal sebagai alternatif konektifitas yang umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;digunakan untuk pelanggan bisnis dengan jaringan luas. Business Research Group, sebuah lembaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;riset pasar, memprediksi wireless LAN akan mendunia pada tahun 2000, dan mencapai pendapatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;lebih dari 2 milyard dollar .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;WHY WIRELESS?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Penggunaan jaringan yang semakin luas di dunia bisnis dan pertumbuhan penggunaan internet serta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;online services yang semakin cepat mendorong memperoleh keuntungan dari shared data dan shared&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;resources. Dengan wireless LAN, pengguna dapat mengakses shared informasi tanpa mencari tempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;untuk plug in dan Network Manager dapat menset up jaringan tanpa menginstall atau menarik kabel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless LAN mempunyai kelebihan di bidang produktifitas, kepercayaan dan mengurangi cost&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dibandingkan wired network antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Mobility : dengan sistem wireless LAN, pengguna dapat mengakses informasi real-time&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dimanapun. Mobility mendorong produktivitas dan keuntungan pelayanan dibandingkan wired&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;network.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Installation Speed and Simplicity : instalasi sistem wireless LAN lebih cepat dan mudah serta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dapat meminimisasi penggunaan kabel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Installation Flexibility : teknologi wireless memungkinkan jaringan dipasang ditempat dimana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;wired network tidak bisa dipasang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Reduced Cost-of-Ownership : untuk investasi awal harga hardware wireless LAN lebih mahal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dibandingkan hardware wired LAN, namun beban pemeliharaan dan life-cycle lebih rendah. Untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;beban jangka panjang tergantung pada perubahan dan ekspansi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Scalability : sistem wireless LAN dapat dikonfigurasi dalam beberapa macam topology tergantung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;kebutuhan aplikasi dan instalasi. Konfigurasi dapat dengan mudah diubah dari peer-to-peer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;network yang cocok untk jumlah pengguna yang sedikit sampai pada full infrastruktur network&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dengan ribuan pengguna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;HOW WIRELESS LANs ARE USED IN THE REAL WORLD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless LAN lebih sering digunakan untuk koneksi final antara wired network dengan mobile user.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Berikut contoh aplikasi penggunaan wireless LAN :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Dokter dan perawat di rumah sakit lebih produktif karena hand-held atau notebook dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;wireless LAN dapat mendistribusikan informasi secara instan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Konsultan atau team audit akuntansi atau workgroup yang kecil dapat menambah produktifitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dengan kecepatan mensetup network.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Pelajar di sebuah kelas di kampus dapat mengakses internet untuk mencari buku di perpustakaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Network Manager di lingkungan yang dinamis, dengan sistem wireless LAN dapat memperkecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;biaya yang disebabkan perpindahan, extension network dan perubahan lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Tempat pelatihan di perusahaan dan pelajar di universitas menggunakan koneksi wireless untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;mengakses informasi, bertukar informasi dan belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Warehouse worker menggunakan wireless LAN untuk bertukar informasi dengan central database.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Network Manager mengimplementasikan wireless LAN untuk menyediakan backup untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;mission-critical application yang sedang berjalan di wired network.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;·  Di pertemuan Senior Executive dapat dengan cepat mengambil keputusan karena mempunyai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;informasi yang real-time.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;WIRELESS LAN TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Industri wireless LAN mempunyai banyak pilihan teknologi ketika mendesign solusi wireless LAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Masing-masing teknologi mempunyai keuntungan dan keterbatasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;NARROWBAND TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sistem radio Narrowband mengirim dan menerima informasi pada frekuensi radio yang spesifik. Radio&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;narrowband menjaga sinyal frekuensi radio sesempit mungkin untuk melalukan informasi. Crosstalk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;antar kanal komunikasi yang tidak diharapkan dihindari dengan cara koordinasi antar pengguna yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;berbeda dengan hati-hati pada frekuensi kanal yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di dalam sistem radio, privacy dan noninterference diakomodir menggunakan frekuensi radio yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;terpisah. Radio receiver memfilter semua sinyal radio kecuali sinyal yang tertuju.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;SPREAD SPECTRUM TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Hampir semua sistem wireless LAN menggunakan teknologi spread-spectrum, teknik radio frekuensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;wideband dikembangkan oleh militer yang digunakan dalam reliable, secure, mission-critical&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;communications systems. Spread-spectrum didesign untuk menggunakan bandwidth secara efisien&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;untuk reliability, integrity dan security. Dengan kata lain, bandwidth lebih banyak dipakai daripada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;transmisi narrowband. Ada dua tipe dari radio spread spectrum : frequency hopping dan direct&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;sequency.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;FREQUENCY-HOPPING SPREAD SPECTRUM TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Frequency-hopping spread-spectrum (FHSS) menggunakan narrowband carrier yang mengubah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;frekuensi sehingga dapat diketahui oleh kedua tramitter dan receiver. Dengan disinkronisasi, Net effect&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;adalah memelihara single logical channel. Untuk yang tidak masuk receiver, FHSS memunculkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;menjadi short-duration impulse noise.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;DIRECT-SEQUENCE SPREAD SPECTRUM TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Direct-Sequence spread-spectrum (DSSS) menggenerate sebuah redundent bit pattern bagi masingmasing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;bit untuk dikirim. Bit pattern ini disebut chip (atau chipping code). Dengan chip yang lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;panjang, kemungkinan besar original data dapat di cover (dan, tentu, lebih besar bandwidth yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dibutuhkan). Bahkan jika satu atau lebih bit di dalam chip rusak selama pengiriman, dengan teknik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;statistik yang ditambahkan pada radio dapat di recover original data tanpa dilakukan pengiriman ulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Untuk yang tidak masuk ke receiver, DSSS memunculkan seperti low-power wide band noise dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;ditolak oleh semua narrowband receiver.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;INFRARED TECHNOLOGY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Teknologi ketiga, yang sedikit digunakan di commercial wireless LAN adalah infrared. Sistem infrared&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;(IR) menggunakan frekuensi yang sangat tinggi, untuk membawa data. Seperti cahaya, IR tidak dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;tembus objek yang tidak tembus cahaya, ini adalah teknologi line of sight atau diffuse. Sistem directed&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;yang tidak mahal ini menyediakan range yang terbatas (3 ft) dan biasanya digunakan untuk personal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;area network tetapi kadang-kadang digunakan pada aplikasi wireless LAN yang spesifik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;HOW WIRELESS LANs WORK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless LAN menggunakan electromagnetic airwaves (radio atau infrared) untuk mengkomunikasikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;informasi dari satu point ke poit yang lain tanpa menggunakan physical connection. Data yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;ditransmisikan di tempatkan pada radio carrier sehingga dapat di extrac secara akurat di penerimaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ini pada umumnya menunjuk pada modulasi carrier oleh informasi yang ditransmisikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Di dalam Konfigurasi wireless LAN pada umumnya, alat transmitter/receiver (transceiver) disebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;access point, terhubung pada wired network dari lokasi yang tetap menggunakan pengkabelan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;standar. Minimum, Acces point menerima, buffer, dan mentransmisikan data antara wireless LAN dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;wired network. Single acces point dapat mensupport group pemakai yang kecil dan dapat berfungsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dalam radius lebih kecil seratus atau beberapa ratus feet. Antena acces point biasanya ditempatkan pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;tempat yang tinggi atau dimana saja selama dapat mengcover sinyal radio.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Pemakai mengakses wireless LAN melalui wireless LAN adapters, seperti PC Card didalam notebook&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;atau palmtop, atau card di komputer desktop atau integrated di dalam hand-held computer. Wireless&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;LAN adapter menyediakan interface antara Client Network Operating System (NOS) dan aiiwave&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;malalui antena.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;WIRELESS LAN CONFIGURATIONS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Wireless LAN dapat dibuat sederhana atau komplek. Paling sederhana, dua PC dipasang dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;wireless adapter card dapat di set up sebagai jaringan independent kapanpun selama didalam range satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;sama lain. Ini di sebut peer to peer network. Pada demand network seperti contoh ini tanpa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;administration atau preconfiguration. Dalam kasus ini masing-masing client hanya akses ke resource&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;pada client yang lain dan tidak ke central server.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Gambar 1 : A wireless peer-to-peer network&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Instalasi acces point dapat dikembangkan range dari ad hoc network, efektifnya double range dimana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;device dapat berkomunikasi. Sejak scces point di koneksikanke wired network seperti client akan akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;ke server resource dengan baik ke client yang lain. Masing-masing access point dapat mengakomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;beberapa client. Di aplikasi yang ada sekarang dimana single access point melayani 15 sampai 50&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;client devices.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Gambar 2 : Client dan Access Point&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Acces point mempunyai range yang terbatas, 500 feet didalam gedung dan 1000 feet di luar gedung. Di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;tempat yang sangat besar seperti warehouse atau di kampus mungkin perlu install lebih dari satu access&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;point. Untuk penempatan access point perlu dilakukan survey terlebih dahulu. Tujuannya coverage&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;yang saling overlaping sehingga client yang berpindah cell tidak mengalami putus kontak dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;network. Kemapuan client untuk berpindah antar cluster dari acces point disebut roaming.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Gambar 3 : Multiple access points and roaming&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Untuk memcahkan particular problems of topology, network designer harus menggunakan Extension&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Point (EP) untuk memperbesar jaringan Acces Point(AP). Extension point kelihatan mirip dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;berfungsi seperti access points, tetapi tidak tertambat pada wired network seperti AP. EP berfungsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;hanya memperbesar network dengan me relay sinyal dari client to AP atau EP yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Gambar 4 : Use of an extension point&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Point yang terkhir dari peralatan wireless LAN yang perlu dipertimbangkan adalah directional antenna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sebagai contoh Wireless LAN di dalam Gedung A dan akan menambah ke gedung B dengan jarak 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;mile. Salah satu solusi adalah memasang directional antena di masing-masing gedung, masing-masing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;antena targetting dengan yang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Gambar 5 : The use of directional antennas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Referensi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;http://www.wirelesslan.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;http://www.wireless.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Setyo Budianto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;setyolia@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;http://www.geocities.com/setyolia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-2464509095453119496?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/2464509095453119496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/wireless.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2464509095453119496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/2464509095453119496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/wireless.html' title='WIRELESS'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-7518864526407043538</id><published>2009-01-23T19:48:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T20:04:48.057+07:00</updated><title type='text'>TOPOLOGI JARINGAN</title><content type='html'>&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Topologi jaringan&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopologies.png" class="image" title="Berbagai topologi jaringan"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/96/NetworkTopologies.png/180px-NetworkTopologies.png" class="thumbimage" border="0" width="180" height="88" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopologies.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Berbagai topologi jaringan&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Topologi jaringan&lt;/b&gt; adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer" title="Jaringan komputer"&gt;jaringan&lt;/a&gt;, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Node (belum dibuat)"&gt;node&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Link" title="Link" class="mw-redirect"&gt;link&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Station (belum dibuat)"&gt;station&lt;/a&gt;. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang" title="Topologi bintang"&gt;Topologi bintang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin" title="Topologi cincin"&gt;Topologi cincin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus" title="Topologi bus"&gt;Topologi bus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_mesh" title="Topologi mesh"&gt;Topologi mesh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_pohon" title="Topologi pohon"&gt;Topologi pohon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.&lt;/p&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Topologi bintang&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopology-Star.png" class="image" title="Topologi bintang"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/NetworkTopology-Star.png/180px-NetworkTopology-Star.png" class="thumbimage" border="0" width="180" height="175" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopology-Star.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Topologi bintang&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Topologi bintang&lt;/b&gt; merupakan bentuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan" title="Topologi jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt; yang berupa konvergensi dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Node (belum dibuat)"&gt;node&lt;/a&gt; tengah ke setiap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Node (belum dibuat)"&gt;node&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengguna&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pengguna (belum dibuat)"&gt;pengguna&lt;/a&gt;. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kelebihan" id="Kelebihan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topologi_bintang&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1" title="Sunting bagian: Kelebihan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kelebihan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Station (belum dibuat)"&gt;station&lt;/a&gt; yang terpaut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tingkat keamanan termasuk tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penambahan dan pengurangan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Station (belum dibuat)"&gt;station&lt;/a&gt; dapat dilakukan dengan mudah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kekurangan" id="Kekurangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Penanganan" id="Penanganan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Penanganan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perlunya disiapkan node tengah cadangan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Topologi cincin&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopology-Ring.png" class="image" title="Gambar menunjukkan diagram jaringan cincin"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/NetworkTopology-Ring.png/180px-NetworkTopology-Ring.png" class="thumbimage" border="0" width="180" height="167" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopology-Ring.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Gambar menunjukkan diagram jaringan cincin&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Topologi cincin&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan" title="Topologi jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt; dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. jaringan berdasarkan bentuknya.&lt;/p&gt;&lt;h1 class="firstHeading"&gt;Topologi bus&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;    &lt;div id="contentSub"&gt;(Dialihkan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topology_bus&amp;amp;redirect=no" title="Topology bus"&gt;Topology bus&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;          &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topology_bus#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topology_bus#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style="width: 680px; height: 28px;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td class="ambox-image"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p&gt;Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-7518864526407043538?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/7518864526407043538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/topologi-jaringan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7518864526407043538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/7518864526407043538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/topologi-jaringan.html' title='TOPOLOGI JARINGAN'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-1590694984101329817</id><published>2009-01-23T19:43:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T19:48:36.147+07:00</updated><title type='text'>Sistem Operasi Jaringan</title><content type='html'>&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Jaringan komputer&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;p&gt;&lt;b&gt;Jaringan komputer&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem" title="Sistem"&gt;sistem&lt;/a&gt; yang terdiri atas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" title="Komputer"&gt;komputer&lt;/a&gt; dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Printer" title="Printer" class="mw-redirect"&gt;printer&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CPU" title="CPU"&gt;CPU&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Memori" title="Memori" class="mw-redirect"&gt;memori&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harddisk" title="Harddisk" class="mw-redirect"&gt;harddisk&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunikasi: contohnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_elektronik" title="Surat elektronik"&gt;surat elektronik&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Instant_messaging" title="Instant messaging" class="mw-redirect"&gt;instant messaging&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chatting" title="Chatting" class="mw-redirect"&gt;chatting&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akses informasi: contohnya &lt;i&gt;web browsing&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (&lt;i&gt;service&lt;/i&gt;). Pihak yang meminta layanan disebut klien (&lt;i&gt;client&lt;/i&gt;) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (&lt;i&gt;server&lt;/i&gt;). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klasifikasi Berdasarkan skala :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Personal Area Network (PAN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Campus Area Network (CAN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Local Area Network (LAN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metropolitant Area Network (MAN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wide Area Network (WAN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Grobal Area Network (GAN)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Client-server&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peer-to-peer&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan" title="Topologi jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt;: Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus" title="Topologi bus"&gt;Topologi bus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang" title="Topologi bintang"&gt;Topologi bintang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin" title="Topologi cincin"&gt;Topologi cincin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_mesh" title="Topologi mesh"&gt;Topologi mesh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_pohon" title="Topologi pohon"&gt;Topologi pohon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_linier" title="Topologi linier"&gt;Topologi linier&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-1590694984101329817?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/1590694984101329817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/sistem-operasi-jaringan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1590694984101329817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/1590694984101329817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/sistem-operasi-jaringan.html' title='Sistem Operasi Jaringan'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1374701084851719964.post-8171635905015476508</id><published>2009-01-13T19:50:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T20:46:24.521+07:00</updated><title type='text'>TUGAS</title><content type='html'>blog&lt;br /&gt;awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1374701084851719964-8171635905015476508?l=juliantkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juliantkj.blogspot.com/feeds/8171635905015476508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/tugas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/8171635905015476508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1374701084851719964/posts/default/8171635905015476508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juliantkj.blogspot.com/2009/01/tugas.html' title='TUGAS'/><author><name>yulie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04415432841750378748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
